Palembang, Sumselupdate.com – Lomba robotik yang digelar di Sekolah Menengah Atas Negeri Sumatera Selatan (SMAN Sumsel) masih minim peserta dari luar kota Palembang, meski acara tersebut digelar sebagai wadah unjuk kreativitas bagi siswa-siswi tingkat SMP dan SMA se-Sumsel di bidang ilmu dan teknologi (IT).
Kasi P2ST (Pembina Pendidikan Saint dan Teknologi) Graha Teknologi Sriwijaya Iwan Apriyanto, Senin (08/8) mengatakan, kuota untuk peserta tingkat SMA ada 90 orang dan tingkat SMP ada 100 orang. Ratusan peserta yang bersaing dalam lomba robotik di SMAN Sumsel mayoritas berasal dari sekolah-sekolah di Palembang.
“Masing-masing sekolah maksimal boleh mengirim 3 tim. Masing-masing tim tingkat SMA berisi 3 orang dan tingkat SMP ada 2 orang. Sayangnya IT terutama robotik ini masih belum begitu familiar di tingkat kabupaten, jadi pesertanya masih banyak dari kota Palembang,” jelas Iwan (08/08).
Menurut Iwan, hadiahnya berupa tablet untuk setiap juara. Pemenang tiap kategori akan dikirim ke Yogyakarta untuk mengikuti lomba tingkat nasional pada tanggal 22-23 Oktober 2016 nanti.
“Untuk lomba tingkat Nasional akan diselenggarakan oleh Taman Pintar yang bekerjasama dengan Universitas Gajah Mada (UGM) dan Dirjen inovasi Kemenristekdisti Oktober mendatang.
“Mengenai biayanya akan ditanggung oleh Graha Teknologi Sriwijaya,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) provinsi Sumsel Widodo menambahkan, kegiatan tersebut bisa mendorong kreativitas para pelajar dalam mengeksplor kemampuan mengembangkan IT.
“Kita harapkan anak bisa lebih mengeksplor diri untuk menggunakan IT secara positif dan dapat menciptakan robot. Nanti rencananya robot-robot ciptaan pelajar se-Sumsel akan dipamerkan pada even Asian Games mendatang,” ungkap Widodo.
Pemerintah dalam hal ini sangat mendukung, sambung Widodo, pihaknya juga selalu berupaya mencari tempat atau panggung untuk para siswa unjuk aksi. (adi)











