Baturaja, Sumselupdate.com – Lima hal atau poin penting serta krusial di tingkat Nasional tampaknya bakal menjadi perhatian para peserta aksi damai 2 Desember mendatang. Lima poin tersebut berkaitan dengan tuntutan massa yang hendak melakukan aksi damai jilid III di Jakartaa.
“Sebetulnya ada lima hal yang jadi tuntutan umat Islam pada aksi damai 2 Desember tersebut,” ujar Mantan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Ogan Komering Ulu (OKU), Ali Khan.
Apa saja? koordinator Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI Kabupaten OKU itu menuturkan. Pertama, meminta semua pihak stop atau menghentikan yang namanya penistaan agama apapun.
“Dalam penistaan agama, kali ini yang dialami adalah umat Islam. Kaitannya yang kita minta adalah aparat terkait segera menahan Ahok itu,” katanya.
Kedua, umat Islam juga meminta semua pihak mewaspadai akan munculnya kembali paham komunis. “Ini mesti kita waspadai semua untuk bangsa ini,” imbuhnya.
Kemudian ketiga, umat juga meminta menghentikan neo liberalisme. “Keempat berhentilah dulu jual aset BUMN,” imbuhnya.
Selanjutnya yang kelima, berhentilah dulu menjual lahan, seperti halnya proyek reklamasi. “Seperti Pulau G itu sudah dibeli Hongkong. Mana terbeli orang kita dengan harga Rp35 juta per meter. Ini yang harus kita waspadai,” katanya.
Dengan kata lain, jangan menganggap aksi 212 yang dilakukan pada saatnya nanti itu sebagai sebuah upaya makar atau upaya menggulingkan pemerintah dan lain sebagainya. “Sebenarnya umat Islam inilah benteng pertahanan NKRI,” tandasnya. (yan)











