Latihan Adu Penalti, Rutinitas Baru SFC Jelang Kompetisi

Jumat, 11 September 2020
Grafik

Palembang, Sumselupdate.com-Ada kebiasaan rutin yang selalu terlihat, menjelang selesai program latihan tim Sriwijaya FC (SFC). Rutinitas itu menggelar sesi latihan adu penalti.

“Karena kita tahu ini home turnamen. Ketika home turnamen datang, semua pemain harus bisa melakukan itu (algojo penalti-red),” ungkap pelatih SFC Budiardjo Thalib, Jumat (11/9/2020).

Read More

Penalti menurut Budi Jo-sapaan akrabnya, sisi yang sangat menentukan dalam pertandingan. Terlebih kompetisi nanti sifatnya home turnamen. Jeda waktu yang cukup pendek. lalu juga setiap pertandingan sangat menentukan langkah tim.

“Penalti tak boleh disepelekan. Beban mental terkadang, membuat pemain tersebut harus gagal melaksanakan tugas tersebut,” tegasnya.

SFC sendiri pada musim 2019, masih melekat di ingatan pernah merasakan hasil buruk gagal melangkah ke babak final, dan meraih tiket Liga 1 karena penalti. Saat itu, SFC takluk oleh Persita Tanggerang, lewat drama adu penalti.

Karena itu, SFC musim ini tidak mau kecolongan lagi. Meskipun jarak kompetisi masih cukup jauh. Budi Jo sudah membiasakan diri seluruh anak asuhnya, untuk menjadi algojo tendangan titik putih.

“Ya, semua pemain harus bisa,” ujarnya.

Di sisi lain mengenai posisi penjaga gawang, yang terus dilatih dalam program penalti juga mengaku semakin baik. Baik Imam Arief Fadillah, Rudi Nurdin Rajak, Haris Rotinsulu, dan M Royhan.

“Mereka semakin baik, saat ini semua pemain dalam kondisi on fire,” terangnya.

Sejauh ini sambung Budi Jo, SFC terus mengalami progres baik dan hampir mencapai 90 persen. Dia terus memoles timnya, untuk mengejar target agar bisa menunjukkan gaya permainan yang diharapkan.

“Latihan terakhir ini kita masih felling ball, mengarahkan ke shooting dan finishing,” pungkasnya. (Ron)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts