Baturaja, Sumselupdate.com – Lapangan Upacara korpri milik Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), kondisinya saat ini semakin tak terurus.
Pantauan di lokasi, Jumat (17/3/2017), lapangan yang dibangun menelan dana tak sedikit itu dipenuhi rumput ilalang, bangunannya memudar sementara sampah berserakan di mana-mana. Bahan bau pesing tercium saat mendekati lokasi itu.
Lebih parahnya lagi, banyak ditemukan bekas kondom di setiap sudut tempat tersebut.
Warga sekitar menilai, jika sore hari banyak pasangan muda-mudi mendatangi tempat itu, kemungkinan melakukan hal-hal negatif mulai dari mesum, mabuk-mabukan dan lainya.
“Banyak pak, sering saya lihat ada yang bercumbu dan mabok,” ucap Herman. Ini terjadi, kata dia, sudah sangat lama dan terkesan dibiarkan saja.
Sementara itu, ketua MPC Pemuda Pancasila (PP), Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Raden M Wahyu, sangat menyayangkan hal itu.
Menurut Wahyu, pemerintah gagal dalam menjaga aset daerah. Khususnya bagunan yang telah ada namun dibiarkan begitu saja, hal ini tentu sangat disayangkan, apalagi Wahyu menilai bangunan itu dibangun menggunakan dana tidak sedikit.
Selama ini, ucap dia, pemerintah punya banyak wacana terkait bangunan tersebut. Namun, pada akhirnya wacana itu hilang begitu saja tak ada solusi yang bisa diambil, padahal bangunan permanen itu bisa dikelola sedemikian rupa untuk digunakan.
“Pemkab gagal membangun OKU, kenapa saya bilang begitu ini saja sudah ada bangunan tidak digunakan bagaimana mau membangun coba anda pikirkan,” tegas Wahyu.
Jadi, ucap Wahyu, Pemkab OKU jangan menyalahkan rakyatnya menyalahgunakan bangunan itu, sebab Pemkab sendiri yang menyediakan sehingga rakyatnya menggunakan untuk hal negatif. (Wid)











