Lagi, Pelaku Kejahatan Dihadiahi Timah Panas

Tersangka Imansyah.

Palembang, Sumselupdate.com – Usai menikmati hasil dari kejahatannya, Imansyah (23) warga Gang Duren, Kecamatan Seberang Ulu I diringkus anggota Unit Hunter Satreskrim Polresta Palembang, Kamis (8/8) malam.

Imansyah merupakan pelaku penodongan terhadap korban Ardantara (23) warga Jalan Mataram, Kelurahan Kemas Rrindo, Kecamatan Kertapati Palembang. Saat korban tengah memperbaiki rantai motornya yang lepas di atas Jembatan Ampera, pada Rabu (7/8).

Bacaan Lainnya

Ketika sedang sibuk memperbaiki rantai motornya datang Iman bersama temannya menghampiri korban dan langsung menodongkan senjata tajam jenis pisau dan parang ke arah korban.

Kemudian pelaku langsung meminta HP dan dompet milik korban. Keesokan harinya korban melaporkan kejadian tersebut ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang.

Usai mendapat laporan dari korban, petugas langsung melakukan penyelidikan dan berhasil meringkus pelaku saat sedang berjalan di atas Jembatan Ampera. Iman terpaksa ditindak tegas oleh petugas dengan ditembak pada kaki kanannya karena mencoba kabur saat akan diamankan.

“Aku yang mengancam korban, kawan aku AHY yang mengambil HP dan dompetnya, HP itu dijual kawan aku dan aku dapat bagian Rp150.000,” ujar Imam sambil menahan sakit akibat luka tembak saat diamankan di Polresta Palembang.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara melalui Kanit Hunter Aipda Agus Akbar membenarkan pihaknya telah melakukan penangkapan terhadap pelaku pencurian dan kekerasan di atas Jembatan Ampera.

“Benar, setelah menerima laporan korban kita melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan pelaku tak jauh dari lokasi kejadian,” Kata Agus, Jumat (9/8/2019).

Lebih jauh Agus menjelaskan, selain mengamankan pelaku pihaknya juga mengamankan barang bukti berupa dua bilah senjata tajam jenis pisau dan parang  serta satu jaket abu-abu milik pelaku.

“Atas ulahnya pelaku akan kita kenakan Pasal 365 KUHP dengan ancaman penjara di atas 5 tahun penjara,” tungkasnya. (tra)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.