Muaraenim, Sumselupdate.com – Kemacetan panjang yang disebabkan truk batubara patah as kembali terjadi. Kali ini terjadi di jalan Lintas Sumatera Muaraenim-Palembang, Desa Ujanmas Baru, Kecamatan Ujanmas, Kabupaten Muaraenim, Senin (17/4/2017).
Pantauan dilapangan, kemacetan tersebut mulai dari perlintasan rel kereta api dua jalur di desa Ujanmas Baru hingga Lais Jaya Desa Ulak Bandung Kecamatan Ujan Mas sejak pukul 14.00 tadi. Akibat padatnya lalu lintas di jalan negara tersebut, tidak butuh lama antrian kendaraanpun mulai memnjang dan menyebabkan kemacetan hingga 3 KM.
Agus, salah satu supir angkutan desa mengatakan, dirinya sudah hampir satu jam terjebak dalam kemacetan itu. “Kami dari Muaraenim mau ke Penanggiran, sudah satu jam terjebak macet ini,” keluh Agus.
Hal senada disampaikan Merda, penumpang Angdes milik Agus yang mengaku baru pulang sekolah. Kepada Sumselupdate.com Merda berharap pemerintah dapat memperhatikan masyarakat yang selalu dibuat susah karena angkutan batubara.
“Saya pribadi tidak setuju kak dengan angkutan batubara melintas di jalan umum, soalnya mengganggu,” ucap Merda.
Sementara itu, Kapolres Muaraenim AKBP Leo Andi Gunawan SIK MPP melalui Kasat Lantas AKP Adik Listiyono SH saat dikonfirmasi Sumselupdate.com, terkait kemacetan panjang di Desa Ujanmas Baru membenarkan hal tersebut. Dirinya mengatakan macet tersebut disebabkan kondisi jalan rusak dan ketidaksabaran pengemudi yang saling menyalip.
“Iya betul, kemacetan disebabkan selain dari jalan rusak yang membuat antrian panjang kendaraan, juga disebabkan oleh ketidaksabaran pengemudi yang saling menyalip sehingga pada titik tetentu terjadi kuncian dari dua arah,” papar Adik.
Dikatakan Adik, dirinya telah mengirim anggota Satlantas untuk membantu mengurai kemacetan. “Anggota sudah saya luncurkan ke TKP,” tandasnya. (azw)











