Kuryana: Tes CPNS di OKU Kurang Peralatan

Selasa, 16 Oktober 2018
Bupati OKU Kuryana Azis

Baturaja, Sumselupdate.com  – Bupati OKU Drs Kuryana Azis mengakui bahwa untuk pelaksanaan tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) terkendala peralatan.

“Saat ini ketua panitia seleksi yakni Sekda OKU dan Kepala BKSDM sedang ke Jakarta untuk mengikuti undangan rapat mengenai hal ini,” kata Kuryana, Selasa (16/10/2018).

Read More

Disebutkan Kuryana, dari 514 kabupaten/kota se-Indonesia, ada sekitar 81 daerah, termasuk Kabupaten OKU yang belum siap melaksanakan tes CPNS. Karena dari informasi awal, bahwa pelaksanaan tes akan dipusatkan di Palembang.

Tapi setelah berjalan ada penerimaan sampai penutupan, pelaksanaan dilakukan di kabupaten/kota masing-masing. “Karena sekarang ini tes nya sistem CAT menggunakan komputer, ini yang menjadi kendala kita,” tuturnya.

Sementara lanjutnya, jumlah peserta yang mendaftar di Kabupaten OKU sudah lebih dari 3.000, terlebih karena waktu pendaftaran diperpanjang, pendaftar mencapai 4.000 lebih.

“Kalau tempat kita ada, tapi peralatannya itu, karena akan dipasang bukan hanya diletakkan di atas meja lalu digunakan. tapi akan di connect kan dengan jaringan di pusat, ini yang kita belum siap, sementara kita sudah telanjur mengumumkan menerima CPNS,” ujarnya.

Untuk itu 81 kabupaten/kota termasuk OKU yang diwakili oleh Sekda OKU dan Kepala BKSDM OKU dipanggil ke Jakarta untuk merapatkan hal ini. “Tidak tahu hasilnya apa nanti, karena kemarin dan hari ini masih dirapatkan di jakarta, apakah jadi atau tidak OKU menerima pegawai,” ujarnya.

Menurutnya untuk masalah tempat tes, Pemkab OKU bisa meminjam sekolah yang ada di OKU, namun tidak mungkin hanya satu sekolah sudah pasti banyak sekolah yang akan digunakan.

“Ini lah kesulitan kita, yang jelas memasang jaringan dan alat, kita belum punya sebanyak itu, paling tidak kita harus menyiapkan 300 unit komputer,” tukasnya.

Disinggung apakah karena hal ini, penerimaan CPNS OKU terancam batal, Kuryana membantah, menurutnya hal ini pasti ada solusinya. Apakah nanti akan dilaksanakan di Palembang atau alatnya diboyong ke OKU.

“Yang jelas kita masih menunggu hasil rapat, untuk lebih jelasnya nanti tanyakan sama pak sekda dan kepala BKSDM yang lagi rapat di Jakarta, mungkin sore ini pulang,” tandasnya. (wid)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts