Baturaja, Sumselupdate.com – Bupati OKU, Drs H Kuryana Azis mengingatkan para kepala desa (kades) se-Kabupaten OKU jangan sampai lalai melaporkan SPJ penggunaan dana desa.
Hal ini ia disampaikan H Kuryana Azis pada kesempatan sosialisasi dan koordinasi program Subsidi Beras Bagi Masyarakat, Berpendapatan Rendah, Raskin/Rastra di Abdi Praja Pemkab OKU, Jumat (11/3).
“Harus cepat jangan lambat. Sebab jika lambat maka realisasi dana desa tahap selanjutnya tidak bisa dikucurkan. Itu juga menjadi penilaian kinerja parah kepala desa,” kata Kuryana.
Ia menegaskan tahun ini, dana desa dari pemerintah pusat, minimal Rp1 miliar dan ada Rp1,4 miliar. Tergantung kondisi desa masing-masing. Maka itu kata dia, dengan bantuan pendamping yang telah disiapkan oleh pemerintah pusat, kades harus cepat menyusun program kerja.
“Dan yang terpenting program-program pembangunan desa jangan sampai tumpang tindi dengan program pembangunan yang diprogramkan kabupaten. Untuk itu kedepan pihak desa dan PU BM, PU CK maupun SKPD terkait harus berkoordinasi dengan baik. Sehingga pembangunan tepat sasaran,” katanya.
Kuryana mengingatkan dana desa yang besar itu mencapai miliaran rupiah, realisasi dan penggunaannya harus tepat sasaran. Manfaatkan untuk pembangunan desa yang bermanfaat dan berdampak kepada kesejahteraan masyarakat.
“Jadi jangan untuk kepentingan pribadi,” katanya.
Selain itu Bupati juga mengingatkan mengenai pilkades langsung. Rencananya 2016 ada sekitar 57 kepala desa akan melaksanakan pilkades serentak. Bulan April 2016 ini pengumuman dan bulan Mei 2016 pelaksanaan pilkades.
“Anggaran yang digunakan sekitar Rp2,1 miliar dan ditanggung APBD OKU,” kata Kuryana. Menurutnya, sampai saat ini persaingan pilkades dari yang ia terima dilapangan banyak masyarakat yang hendak mencalonkan diri menjadi kades.
Untuk satu desa saja, lebih dari lima kandidat. “Ini bagus, persaingan pilkades semakin ketat. Ini sah-sah saja, sebagai warga negara berhak mencalonkan diri,” katanya. (yan)











