Laporan: Diaz Erlangga
Palembang, Sumselupdate.com – Sungguh keterlaluan apa yang diperbuat Giant Sumitro (25). Hanya gara-gara keinginannya untuk kuliah di luar negeri terhambat, dia tega membakar rumah orang tuanya.
Tak pelak, rumah berkontruksi dua lantai yang terletak di di Lorong Segaran, Kelurahan 15 Ilir, Kecamatan Ilir Timur 1 Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), hangus dilalap si jago merah, Jumat (13/5/2022) sekitar pukul 13.30 WIB.
Ketua RT Rosmawati (52) mengatakan, rumah dua lantai yang terbakar tersebut dihuni oleh tiga orang yakni Cang Amoy (53) Giant Sumitro (25), dan Widya (28).
Menurut Rosmawati, ulah nekat pemuda itu setelah Giant dan ibunya bertengkar hebat hanya karena keinginannya untuk berkuliah di luar negeri tak mampu dipenuhi oleh orang tuanya.
“Dia ini (Giant –red) sebelumnya kuliah di Taiwan, namun karena masalah biaya akhirnya kuliah Giant terhambat yang akhirnya dia pulang ke Indonesia,” ujarnya.
Lantas, Giant yang kecewa pun melampiaskan amarahnya dengan cara membakar rumahnya sendiri.
Bahkan sebelumnya Giant yang dikenal memiliki sifat temperamental, sudah beberapa kali mengancam akan membakar rumahnya tersebut
“Bahkan beberapa hari yang lalu saya sempat menegur Giant karena mendapatkan aduan dari keluarganya bahwa Giant mencoba membakar rumah,” ungkapnya.
“Saya marahi dia, saya bilang jangan kamu mau bakar rumah, kalau kamu saja yang kena dampak saya tidak masalah, akan tetapi karena perbuatan kamu bisa membahayakan orang lain juga,” sambungnya.
Nah, demi menuruti keinginan anaknya, Cek Amoy sempat menawarkan kepada Giant untuk menjual rumah tersebut.
“Dia itu sempat diberikan pilihan oleh ibunya mau kuliah di Australia atau Amerika,” jelasnya.
Tak diketahui dengan apa pelaku membakar rumahnya, namun dalam peristiwa tersebut satu unit motor Yamaha MX turut hangus terbakar.
“Bahkan sebelum ngebakar rumahnya dia sudah menyiapkan pakaian dengan koper,” ungkapnya.
Saat rumah dikepung api, pelaku pun tak langsung melarikan diri. Setelah api membakar habis ruang tamu di lantai satu, Giant masih berada di depannya menyaksikan api yang semakin membesar.
“Dia sudah bawak koper, berdiri di seberang jalan nonton rumahnya terbakar,” pungkasnya. (**)











