Roma, Sumselupdate.com– Gempa berkekuatan 6,2 skala Richter yang terjadi Rabu (24/8) dinihari waktu setempat di lokasi sekitar 100 km dari ibukota Roma, menimbulkan banyak korban jiwa.
Pejabat terkait mengungkapkan, sedikitnya 159 orang meninggal dan 368 lainnya cedera akibat gempa bumi yang menghantam kawasan pegunungan di Italia utara itu. Demikian dikutip dari BBC.
Sebelumnya, saat berkunjung ke kawasan gempa, Perdana Menteri Matteo Renzi menyatakan bahwa angka korban bisa terus meningkat.
“Italia berada dalam solidaritas yang mendalam dengan warga di kawasan ini,” kata Renzi.
Dia pun berjanji bahwa tidak ada keluarga, tidak ada kota, tidak ada dusun yang akan ditinggalkan.
Kota yang paling parah dilanda gempa adalah Amatrice, dengan korban jiwa mencapai 86 orang. Bahkan menurut walikota setempat, sekitar tiga perempat kota ini hancur.
Tim penyelamat masih terus melakukan pencarian korban yang mungkin masih hidup di balik puing-puing di kawasan Umbria, Lazio, dan Marche.
Di kampung Pescara del Tronto, warga bersorak-sorai menyambut seorang anak perempuan berusia delapan tahun yang berhasil diselamatkan setelah terperangkap di bawah reruntuhan gedung yang ambruk selama sekitar 17 jam.
Tentara juga sudah dikerahkan untuk membantu dengan peralatan berat.
Sementara Paus Fransiskus yang membatalkan acaranya untuk berdoa bagi para korban juga mengirimkan pemadam kebakaran Vatikan ke tempat bencana. (shn)











