KJRI Jeddah Fasilitasi Penandatanganan Dua Kontrak Dagang Antar Pengusaha, Ikan Patin Pun Masuk Arab Saudi

Suasana kontrak dagang antara Mizanain dan PT Sido Muncul Tbk, serta SBTC dan PT Eka Timur Raya, dengan total nilai keduanya sebesar US$ 2,4 juta.

Banten, Sumselupdate.com –  Setelah melalui proses negosiasi yang panjang serta asistensi KJRI Jeddah, pengusaha Arab Saudi dan Indonesia sepakat menandatangani dua kontrak dagang di sela-sela perhelatan TEI 2019.

“Kesepakatan hari ini merupakan buah dari komitmen kuat pemerintah untuk mendorong ekspor,” demikian jelas Konjen RI Jeddah Mohamad Hery Saripudin dalam keterangannya.

Bacaan Lainnya

Kontrak dagang tersebut ditandangani oleh Mizanain dan PT Sido Muncul Tbk, serta SBTC dan PT Eka Timur Raya, dengan total nilai keduanya sebesar US$ 2,4 juta.

Hadir dalam kesepakatan tersebut Pemilik Perusahaan Mizanain Trading and Marketing Abdillah dan Achmad Zar’an perwakilan dari SBTC

“Tolak angin adalah produk Indonesia ke-57  yang masuk selama tiga tahun terakhir ini,” pungkas Gunawan, Kepala ITPC Jeddah yang turut membidani inisiasi proses masuknya Tolak Angin ke Arab Saudi.

Beberapa produk baru yang sudah masuk Saudi di antaranya Ikan Patin untuk konsumsi Katering Haji, Produk Gula Diet dari Nutrifood dan beberapa produk obat obatan Herbal dari Indonesia.

Adapun SBTC adalah salah satu perusahaan Arab Saudi yang memperoleh Primaduta Award karena turut serta mendongkrak nilai perdagangan RI – Saudi, utamanya di sektor pasar UMKM.

Usai melakukan penandatanganan, perwakilan dari SBTC  menegaskan bahwa perusahaannya telah lama bermitra dengan pengusaha di Indonesia.

Berfoto bersama usai prosesi penandatangan kontrak dagang antara Mizanain dan PT Sido Muncul Tbk, serta SBTC dan PT Eka Timur Raya, dengan total nilai keduanya sebesar US$ 2,4 juta.

 

Menurutnya, selain kualitas produk, salah satu yang membuatnya tetap bekerja sama dengan pengusaha Indonesia adalah keramahan dalam berinteraksi, dan selalu menunjukkan rasa persahabatan dan kekeluargaan.

“Bagi kami, masyarakat Indonesia bagaikan saudara, dan kami tetap berkomitmen untuk terus mengimport produk produk dari Indonesia sehingga masyarakat Timur Tengah mudah mendapatkan produk Indonesia yang berkualitas di negara mereka.”

Selain kedua kontrak pembelian tersebut, dalam waktu dekat akan dirampungkan purchasing order untuk ikan patin ke Arab Saudi dengan nilai dagang kurang lebih 9 juta SAR, pembelian rempah rempah dan tuna dengan nilai US$ 3,7 juta serta pembelian VCO untk masuk ke pasar Saudi.

Total perdagangan yang berhasil dibukukan pada hari ini tercatat sebesar USD 587 juta dari kontrak dengan berbagai perusahaan di beberapa negara seperti Italia, RRT, dan Nigeria.

Dalam rangkaian kunjungan TEI 2019, KJRI Jeddah membawa 175 pengusaha dari Arab Saudi yang ingin mencari partner dagang di Indonesia.

Produk-produk yang disasar cukup beragam, mulai dari rempah-rempah, makanan ringan, hingga sparepart kendaraan berat dan militer. (rel)

 

 

 

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.