Kisah Inspiratif, Anak Penjual Balon Gas yang Jadi Paspampres

Jumat, 17 Februari 2023
Christopel Marsihol Siagian. IST

OKU Timur, sumselupdate.com – Pratu Christopel Marsihol Siagianm adalah salah satu Pasukan Pengaman Presiden RI (Paspampres). Cita-cita yang ia capai penuh dengan perjuangan bersama ibunya, yang merupakan pedagang balon gas.

Pratu Kristopel Siagian merupakan anak bungsu dari sembilan bersaudara. Ia berasal dari keluarga sederhana, yang hanya dibesarkan oleh seorang ibu. Setelah Almarhum ayahnya sebagai penarik becak meninggal pada saat Christopel masih duduk di bangku SMP Negeri Tarutung Kabupaten Tapanuli utara.

Read More

Sepeninggal sang ayah, praktis kehidupan dan ekonomi keluarga ditanggung oleh ibu. Dengan bermodal seadanya, ibunya menjual balon gas di setiap acara pesta, juga diacara-acara hiburan yang ramai dikunjungi anak-anak. Hasilnya untuk makan dan sekolah Christopel. Usaha banting tulang ibundanya, tidak disia-siakannya untuk menggapai impian Christopel menjadi prajurit TNI.

Berkat kegigihannya, Christopel mengikuti seleksi pendidikan militer 1 dan berhasil lolos di Korem 023/KS Rindam 1 Bukit Barisan Tahun 2016 dan mengikuti pendidikan kejuruan 2 di cimahi Bandung.

Setelah bertugas, dirinya di tempatkan di ARMED 15/105 Martapura, Sumatera Selatan Tahun 2017-2022. Sejak bertugas di Cailendra tersebut, bakatnya sebagai atlet diperdalam hingga terpilih menjadi atlet utusan Pangdam II Sriwijaya.

Prestasi torehan Christopel terus meroket dalam berbagai kejurnas termasuk piala KASAD dan mendapatkan berbagai medali dan penghargaan.

Demi menggapai impiannya sejak dibangku sekolah dulu, Tahun 2022 Christopel lolos seleksi Paspampres mewakili pangdam 2 dan masuk divisi A sebagai pengawal presiden serta keluarga.

“Menjadi pengawal presiden impian saya sejak masa kanak-kanak, kerja keras yang akhirnya membuahkan hasil. Dengan mengenang perjalanan hidup saya yang serba kekurangan mustahil dapat berhasil, Apalagi orang tua saya hanya berjualan balon Gas. Tapi semuanya itu tidak ada yang tidak mungkin jika Tuhan sudah bekerja untuk hambanya,” ungkap Christopel, dikutif dari Sumselpedia.com.

Masih terngiang dalam ingatannya, ia juga bernostalgia pada masa masih menjadi pelajar. setelah pulang sekolah harus membantu ibu untuk jualan balon di pesta dan acara syukuran di kampung halamannya.

“Pada kesempatan itu, saya berjanji di dalam hati akan menjunjung tinggi amanah yang diberikan oleh negara dan menjaga nama baik Korps Kesatuan TNI di setiap menjalankan tugas,” tegasnya. (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts