Palembang, Sumselupdate.com – Dari total 76 jemaah haji asal Kabupaten Empat Lawang, Provinsi Sumatera Selatan, terdapat kisah inspiratif dari dua tenaga pendidik yang berangkat menunaikan ibadah haji pada 2026.
Keduanya merupakan pasangan suami istri, Muhammad, M.Pd, guru SD Negeri 16 Lintang Kanan, dan Ety Yuslianita, guru SD Negeri 20 Lintang Kanan.
Di tengah kondisi geopolitik global yang tengah memanas, Ety mengaku tetap bersyukur dan bahagia atas panggilan Allah SWT untuk menunaikan rukun Islam kelima, meski disertai rasa cemas.
Ety Yuslianita, putri kedua dari almarhum Drs. Amiluddin Yusuf dan almarhumah Maryam A, menuturkan bahwa perjalanan menuju ibadah haji yang dijalaninya penuh perjuangan.
Ia mengungkapkan, dirinya bersama sang suami telah mendaftar haji sejak 2013. Setelah penantian panjang, keduanya dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci Mekkah pada 10 Mei 2026 dan tergabung dalam Kloter 12 Embarkasi Palembang.
“Undangan Allah SWT ini patut disyukuri, karena proses untuk berangkat ke Tanah Suci melalui perjalanan yang cukup panjang,” ujar Ety.
Ia menceritakan, perjuangan untuk bisa berangkat haji tidaklah mudah. Bersama suaminya, ia menabung secara bertahap dari penghasilan, termasuk menyisihkan tunjangan profesi guru serta hasil kebun.
Ety juga mengaku pernah menunaikan ibadah umrah pada 2022, yang semakin menguatkan niatnya untuk berhaji.
Pasangan yang tinggal di Desa Karang Tanding, Kecamatan Lintang Kanan, Empat Lawang itu juga bersyukur karena anggota keluarga mereka turut berangkat haji tahun ini.
Adik kandung Ety, Emi Yulia Siska, bersama suaminya Herwandi, juga dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci. Keduanya tergabung dalam Kloter 6 gelombang pertama dan akan berangkat pada 29 April 2026.
Keberangkatan keluarga ini menjadi momen penuh haru sekaligus kebahagiaan setelah melalui proses panjang dan perjuangan bertahun-tahun.
(**)











