Kiat Menulis Daftar Riwayat Hidup yang Menarik

ilustrasi membuat curriculum vitae (asdar.id)

Kiat Menulis Daftar Riwayat Hidup yang Menarik

Oleh: Solehun

Bacaan Lainnya

Pemimpin Umum Sumselupdate.com

Daftar riwayat hidup atau curriculum vitae (CV) adalah catatan singkat tentang gambaran diri seseorang. Daftar riwayat hidup biasanya berisi data pribadi, tingkat pendidikan, dan keahlian atau pengalaman yang dimiliki oleh seseorang. Dengan demikian, melalui daftar riwayat hidup, bagaimana latar belakang, kemampuan dan kualifikasi seseorang dapat tergambarkan

Bagi pelamar kerja, atau mereka yang hendak meningkatkan karir, daftar riwayat hidup biasanya diperlukan. Khusus bagi Anda yang hendak melamar kerja di sebuah perusahaan atau instansi, Anda harus membuat daftar riwayat hidup dengan baik dan menarik. Terlebih, daftar riwayat hidup sejatinya berfungsi untuk memperkenalkan diri sekaligus meyakinkan perusahaan bahwa Andalah kandidat yang dicari dan layak dipanggil ke tahap seleksi berikutnya.

Daftar riwayat hidup juga merupakan sarana impresi awal Anda bagi perusahaan. Di tengah banyaknya surat lamaran dan daftar riwayat hidup ketika momentum pembukaan lowongan kerja, daftar riwayat hidup yang memuat informasi secara jelas dan jujur, serta menarik tentunya berpotensi menjadikan Anda sebagai kandidat unggulan dalam proses seleksi tersebut.

Format dan Unsur Daftar Riwayat Hidup

Dalam menulis daftar riwayat hidup, Anda harus memahami format dan unsur-unsurnya. Pada umumnya daftar riwayat hidup ditulis dengan mengikuti format dokumen bisnis atau profesional. Penulisan dan penjelasan kualifikasi bisa menggunakan poin-poin agar daftar riwayat hidup memiliki tampilan yang lebih terstruktur. Sebuah daftar riwayat hidup juga sebaiknya tidak lebih dari dua halaman dan harus menggunakan tata huruf yang konsisten dan mudah dibaca.

Format penulisan sebuah daftar riwayat hidup pada umumnya meliputi unsur-unsur berupa data pribadi, pendidikan, pengalaman bekerja, keterangan lain, referensi pribadi (jika ada).

Dalam menulis daftar riwayat hidup biasanya diawali dengan mencantumkan data pribadi. Data pribadi ini meliputi nama lengkap, alamat, nomor telepon yang bisa dihubungi, dan alamat surel atau email. Tujuan penulisan data pribadi adalah untuk memudahkan perusahaan menghubungi kandidat yang lolos ke tahap seleksi selanjutnya.

Setelah mencantumkan data pribadi, penulisan daftar riwayat hidup bisa dilanjutkan dengan menuliskan kualifikasi utama seseorang. Kualifikasi utama ini meliputi pendidikan, pengalaman pekerjaan, prestasi, dan kemampuan lain yang berhubungan dengan pekerjaan yang diinginkan.

Terkait kualifikasi pendidikan, penulis sebaiknya menyebutkan kualifikasi dua tingkat pendidikan terakhir dan nilai yang diperoleh. Jika dia lulusan S2, misalnya, maka tingkat pendidikan yang dicantumkan adalah jurusan dan universitas pada saat kuliah S1 dan S2. Tuliskan juga Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) karena biasanya lowongan pekerjaan akan menjadikan IPK minimal tertentu sebagai persyaratan seleksi. Selain itu, IPK juga dapat menjadi sebuah indikator untuk menilai kemampuan individu dalam manajemen diri, tanggung jawab, dan mengatur waktu selama duduk di bangku kuliah.

Pengalaman kerja dan prestasi menjadi kualifikasi berikutnya yang perlu ditulis dalam daftar riwayat hidup. Jika Anda baru lulus dan belum memiliki pengalaman kerja, maka prestasi dan pengalaman melakukan kegiatan sukarela dapat dituliskan. Anda juga bisa menuliskan keikutsertaan di organisasi ketika masih menempuh pendidikan. Apabila prestasi, kegiatan sukarela, atau organisasi yang diikuti cukup banyak, maka yang ditulis sebaiknya yang paling baru, signifikan, atau berhubungan erat dengan pekerjaan yang dilamar.

Jika penulis daftar riwayat hidup memiliki pengalaman kerja, deskripsikanlah pekerjaan dan masa kerjanya dengan singkat dan jelas. Untuk yang memiliki banyak pengalaman kerja, sebaiknya cantumkan pekerjaan yang signifikan atau posisi di perusahaan yang memiliki reputasi baik dalam masyarakat. Selain pengalaman bekerja, kandidat juga bisa menuliskan pengalaman magangnya.

Kualifikasi terakhir yang dapat ditulis dalam daftar riwayat hidup adalah kemampuan yang berhubungan dengan pekerjaan yang dilamar. Kemampuan ini dapat berupa sertifikasi, pelatihan, atau tes internasional yang menunjukkan level kemampuan tertentu.

Lima Langkah Menulis Daftar Riwayat Hidup

Berikut ini lima langkah yang harus diperhatikan untuk membuat daftar riwayat hidup yang baik dan menarik, dikutip dari id.oxforddictionaries.

Pertama, tulis daftar riwayat hidup dengan singkat, padat, jelas, dan rapi. Daftar riwayat hidup yang baik harus memuat informasi yang lengkap, tidak terlalu panjang ataupun terlalu singkat –terdiri dari satu atau dua halaman saja– jelas dalam pendeskripsian diri, dan rapi. Pertama-tama, cantumkan data diri Anda sebagai pelamar kerja yang meliputi nama, umur, jenis kelamin, tempat dan tanggal lahir, alamat, dan kontak yang bisa dihubungi. Selain itu, daftar riwayat hidup juga harus memuat informasi yang meliputi riwayat pendidikan terakhir, keahlian khusus yang dimiliki, pengalaman kerja, ketertarikan pribadi, prestasi, dan daftar orang yang bisa memberimu referensi.

Kedua, lengkapi dengan dokumen pendukung. Jangan lupa melampirkan dokumen pendukung daftar riwayat hidup Anda. Misalnya, salinan ijazah dan transkrip pendidikan terakhir, identitas diri, sertifikat pelatihan, sertifikat prestasi, foto formal, dan beberapa dokumen pendukung lainnya.

Ketiga, penonjolan karakter diri. Selain data diri, sebuah daftar riwayat hidup juga harus dilengkapi dengan deskripsi karakter-karakter diri yang menonjol. Deskripsi diri ini dapat meliputi keahlian khusus, pengalaman kerja, dan prestasi yang dapat membuat perusahaan tertarik dan terkesan dengan kemampuan Anda. Dalam mendeskripsikan diri, sebaiknya Anda mencantumkan pengalaman kerja atau prestasi yang paling menonjol, terbaru, atau yang paling berhubungan dengan pekerjaan yang ingin dilamar. Penonjolan karakter diri dapat membuat Anda terlihat lebih unggul dari pelamar-pelamar lainnya.

Keempat, cantumkan referensi terpercaya. Setelah penonjolan karakter diri, penting juga dicantumkan daftar nama orang yang dapat memberi referensi atas kemampuan Anda. Pemberi referensi ini meliputi pihak-pihak yang dapat menilai kinerja dan mengetahui kemampuan personal Anda. Di sini, Anda dapat mencantumkan nama mantan pimpinan perusahaan Anda sebelumnya, dosen di tempat pendidikan terakhir, atau orang lain yang dapat memberikan rekomendasi atas kemampuan Anda. Tulislah data mereka dengan lengkap dan jelas agar dapat dihubungi oleh perusahaan impian Anda jika sewaktu-waktu ingin mengetahui latar belakang dan kemampuan Anda.

Kelima, tampilan kreatif. Setelah mengaplikasikan empat hal di atas, saatnya membuat tampilan daftar riwayat hidup Anda semenarik mungkin. Jika perlu, gunakan tabel atau grafik warna untuk pendeskripsian data diri. Selain itu, gunakanlah tata bahasa yang baik dan formal, tampilan huruf yang jelas, penataan teks yang rapi, dan rancangan tampilan daftar riwayat hidup secara keseluruhan yang bagus. Tampilan tersebut akan menarik perhatian pada saat proses seleksi. Selain itu, tampilan yang menarik ini membuat daftar riwayat hidup Anda memiliki peluang yang lebih besar untuk dibaca dan dipertimbangkan.

Untuk membantu Anda memahami cara penulisan daftar riwayat hidup, berikut ini ditampilkan contoh daftar riwayat hidup, sebagaimana dikutip dari maxmanroe. Selamat mencoba penulisan daftar riwayat hidup yang menarik!

Contoh 1 : daftar riwayat hidup bagi pelamar yang baru lulus atau fresh graduate

Daftar Riwayat Hidup
(Curriculum Vitae)

Nama: Alexander Toisuta
Tempat/ Tanggal Lahir: Riau, 18 Maret 1993
Alamat: Jl. Cendrawasih No. 21, Depok 1 Dalam, Rt/Rw 004/012, Pancoran Mas Depok, Jawa Barat
Nomor HP: 08138298998910
Jenis Kelamin: Laki-Laki
Agama: Kristen Protestan
Kewarganegaraan: Indonesia
Status: Belum Menikah
Email: alxtoisuta@gmail.com
Hobbi: Membaca, Bermain Musik

PENDIDIKAN FORMAL

  • Tahun 2000 – 2006 SD HKBP Sipoholon
  • Tahun 2006 – 2009 SMP Pirngadi Surabaya
  • Tahun 2009 – 2012 SMU Budi Utomo Depok
  • Tahun 2012 – 2016 Universitas Bung Karno Jakarta (IPK 3,4)

PENDIDIKAN NON FORMAL

  • 2013 English Course EF (English First)
  • 2016 Pelatihan Manajemen Pemasaran

PENGALAMAN ORGANISASI

  • Ketua OSIS SMU Budi Utomo Depok periode 2007 – 2008

KEAHLIAN KHUSUS

  • Bahasa Inggris (Writing, Listening, Speaking)
  • Komputer (Microsoft Office, Photoshop)

Demikian daftar riwayat hidup ini saya buat dengan sebenar-benarnya.

Hormat saya,

Alexander Toisuta

 

Contoh 2 : daftar riwayat hidup bagi pelamar yang sudah memiliki pengalaman kerja

 

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.