Lubuklinggau, Sumselupdate.com-Rois Am Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PB NU) KH. Ma’ruf Amin menyebut Walikota Lubuklinggau H. SN Prana Putra Sohe adalah tipe pemimpin Muttasyih (berbaur) dengan masyarakat.
Oleh sebab itu, ia menilai amanah kepemimpinan selanjutnya dapat diteruskan kepada pemimpin seperti itu.
Hal tersebut disampaikan Ketua Majelis Ulama (MUI) saat memberi tausyiah kepada keluarga besar NU Kota Lubuklinggau dalam acara Istighosah Kubro dan Maulid Nabi Muhammad SAW 1438 H di Masjid Agung Assalam, Rabu (28/12/2016).
“Harus didahulukan (pemimpin) Muttasyih, karena kalau orang sudah Muttasyih kita teruskan saja, jangan berhenti (dipilih) kalau Undang-undang masih memperbolehkan,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu ia menjelaskan, makna dilaksanakannya Mulid Nabi dan istighosah adalah sebagai seorang muslim sekaligus selaku warga bangsa Indonesia meminta tolong kepada Allah SWT.
Kemudian minta dikuatkan dan ditenteramkan iman, diberikan hidayah dan diberikan inayah atau pertolongan supaya bisa melaksanakan ajaran Rasulullah serta memohon kepada Allah Swt tetap istiqomah.
Selain itu, dirinya mengajak warga NU agar menjaga, melindungi umat dari aqidah yang menyimpang seperti aliran sesat dan menjaga umat dari gerakan-gerakan ekstrim. Serta Islam mengajarkan toleran dan mengakui kebhinekaan.
“Bukan hanya toleran keyakinan, tapi dalam praktik pun umat Islam sangat toleran,” tandasnya.
Sementara itu, Prana Putra Sohe menuturkan jajarannya berupaya semaksimal mungkin m memberikan pelayanan kepada masyarakat. Baik itu bidang keagamaan, kesehatan, pendidikan, sosial, pembangunan infrastruktur serta bidang lainnya.
“Harapan kita apa yang dilakukan pemerintah bersama elemen masyarakat dapat bernilai ibadah dan bermanfaat bagi kemaslahatan umat secara umum,” tutupnya. (and)











