Ketua DPR: RKUHP Ditunda Sampai Waktu yang Tak Ditentukan

Rabu, 25 September 2019
Ketua Komisi III DPR Bambang Soesatyo

Jakarta, Sumselupdate.com – Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mengatakan, DPR dan pemerintah sepakat untuk menunda pengesahan Rancangan Kitab Undang-undang Hukum Pidana (RKHUP).

Ia mengatakan, penundaan pengesahan RKUHP sampai pada waktu yang tidak ditentukan.

Read More

“Titik temunya penundaan sampai waktu yang tidak ditentukan, bisa sekarang periode ini atau periode yang akan datang,” kata Bambang dikutip dari kompas.com, Rabu (25/9/2019).

Bambang memastikan, seluruh fraksi di DPR setuju penundaan pengesahan RKUHP sekaligus RUU Pemasyarakatan. Ia pun berharap, penundaan tersebut dapat menurunkan tensi publik.

“Tapi untuk menurunkan tensi dan penuhi aspirasi publik dan usulan presiden maka dua RUU (RKUHP) kami tunda,” ujarnya.

Selasa kemarin, Bambang menemui mahasiswa yang berunjuk rasa di gedung DPR. Bambang mengaku sempat ingin berdialog dengan perwakilan mahasiswa tapi situasi sedang memanas sehingga rencana itu batal.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo meminta DPR untuk menunda pengesahan empat rancangan undang-undang yang saat ini dalam pembahasan, bahkan siap disahkan.

Selain Rancangan Kitab Undang-undang Hukum Pidana (RKUHP) yang sudah disampaikan sebelumnya, Jokowi juga meminta DPR menunda pengesahan RUU Pertanahan, RUU Minerba dan RUU Pemasyarakatan.

Jokowi meminta RUU itu tidak disahkan oleh DPR periode 2014-2019 yang masa tugasnya hanya sampai 30 September. (pto)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts