Ketua DPR RI: Pelaksanaan Haji 2023 Memiliki Sejumlah Catatan Untuk Dievaluasi

Senin, 3 Juli 2023
Ketua DPR RI Dr. (H.C.) Puan Maharani

Jakarta, Sumselupdate.com — Ketua DPR RI Dr. (H.C.) Puan Maharani menyatakan, pelaksanaan haji pada tahun 2023 masih memiliki sejumlah catatan untuk dievaluasi. Khususnya fasilitas kenyamanan jemaah haji Indonesia yang belum bisa dilengkapi atau dilakukan secara baik.

“Saya banyak mendapatkan masukan, banyak sekali jemaah yang fasilitas atau kenyamanannya belum dilengkapi atau dilakukan secara baik sesuai harapan kita semua. Seperti Indonesia mendapatkan 8000 kuota tambahan jemaah haji dengan waktu yang sangat mepet dengan pelaksanaan. Namun kondisi di lapangan ternyata banyak sekali masalah yang kemudian harus kita perbaiki dan kita evaluasi untuk tahun depan,” ujar Puan usai mengunjungi makam Nabi Muhammad SAW di Raudah, Madinah, Minggu (2/7/2023).

Read More

Politisi F-PDI Perjuangan ini menambahkan, adanya penambahan kuota haji yang diberikan dalam waktu sangat sempit, ternyata tidak dibarengi dengan kesiapan fasilitas dan pelayanan. Menurut Puan, kekurangan bukan hanya dari Pemerintah Indonesia, tapi juga Pemerintah Saudi terkait dengan pelayanan jemaah haji Indonesia.

“Jadi, ke depan terkait pelayanan dan fasilitas serta kuota tambahan jemaah haji sama-sama kita evaluasi bersama, bagaimana kemudian Insyaallah pada tahun depan ketidaknyamanan dari para jemaah haji Indonesia tidak akan terulang lagi,” ujar Mantan Menko PMK ini.

Untuk diketahui bersama, Timwas Haji DPR telah menemukan sejumlah catatan terkait pelaksaan Haji tahun 2023. Pertama yang dikritisi adalah mashariq atau penyedia layanan haji dari Arab Saudi.

Timwas Haji DPR menilai layanan mashariq tidak memenuhi komitmen selama di Arafah, Muzdalifah, dan Mina. Terutama soal kapasitas tenda dan kamar mandi.

Kemudian Timwas menyoroti distribusi asupan makanan bagi jemaah haji saat di Mina yang sering terlambat.

Selain itu, fasilitas kamar mandi di tenda Mina dan Arafah masih terbatas dan jauh dari kapasitas jumlah jemaah. Sehingga antrean panjang terlihat dalam penggunaan toilet. Hal lain akomodasi atau transportasi jemaah haji yang terlambat mengantar Jemaah di Muzdalifah yang menyebabkan terjadinya insiden di sana. (duk)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts