Jakarta, sumselupdate.com – Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI Agung Budi Santoso, mengapresiasi dan mendukung penuh kegiatan Seminar Nasional (Semnas) yang diselenggarakan Pusat Perencanaan Undang-Undang (PUU) Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Polhukam) Badan Keahlian DPR RI. Sebab, kegiatan yang mengusung tema ‘Arah Pengaturan Satu Data Indonesia dalam Undang-Undang’ ini akan menghasilkan output yang luar biasa bagi kemajuan bangsa ke depan.
“Ini menarik, karena hadir para pakar yang tentu memberikan warna dalam pembahasan dan akan menjadi kajian bagi kita semua bagaimana buat satu sistem satu data yang aman,” ujar Agung di sela kegiatan Seminar Nasional Badan Keahlian DPR RI melalui Pusat Perancangan Undang Undang (PUU) Polhukham di Hotel Pullman Central Park Jakarta, Jumat (22/9/2023).
Sebagai pengusul undang-undang satu data, Agung menilai satu data merupakan hal yang penting. Apabila data diambil dari sumber berbeda-beda, akan menimbulkan persoalan baru dalam pengambilan keputusan.
“Tidak tepat dan tidak akurat lah,” tuturnya.
Agung mengaku mendapatkan pemahaman baru terkait satu data ini. Salah satu hal menarik adalah terkait lembaga apa yang berwenang mengelola data di tengah banyaknya sumber data tersebut. Jika hal tersebut sudah disepakati, akan lebih mudah dilakukan penarikan data bersumber dari lembaga yang berwenang tersebut.
“Saya juga mendapatkan pemahaman baru bahwa sangat sulit bisa menyepakati lembaga yang berwenang tersebut. Termasuk tadi mengenai siapa yang ditunjuk sebagai penyedia data tadi. Ini kan disepakati dulu. Kemudian apa yang menjadi indikator daripada suatu data itu. Ini juga sepakat dulu supaya yang disepakati harus menjadi pedoman kita. Kalau sudah jadi tidak boleh data lain ya,” jelas Politisi Fraksi Partai Demokrat ini.
Dikatakan, pembahasan mengenai signifikansi suatu undang-undang dibahas dalam suatu seminar. Bahkan, perlu ada kegiatan seminar lanjutan untuk menambah pemahaman mengenai urgensi soal data menjadi undang-undang.
“Menurut saya ini juga harus kita dalami, kita diskusikan,” tegasnya. (duk)











