Ketinggian Banjir Mulai Membahayakan, Warga di Pinggiran Kota Baturaja Mulai Diungsikan

Selasa, 6 Maret 2018
Tim BPBD OKU mengevakuasi warga akibat ketinggian air akibat meluapnya Sungai Ogan mulai membahayakan, Selasa (6/3/2018).

Baturaja, Sumselupdate.comWarga Lr Belimbing, Jalan Gotong Royong kawasan Ogan Mati RT21/05, Kelurahan Kemalaraja Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), harus dievakuasi.

Evakuasi terpaksa dilakukan lantaran puluhan rumah warga terendam banjir akibat meningkatnya volume air Sungai Ogan pada Selasa (6/3/2018).

Kepala Seksi Pencegahan dan kesiap siagaan BPBD OKU, Mailan Purnama, SE, mengaku, sudah menurunkan tim untuk melakukan evakuasi warga karena air sudah berkedalaman rata-rata sebahu atau sekitar 120 sentimeter

“Evakuasi ini harus kami lakukan untuk menghindari kemungkinan banjir akan lebih tinggi lagi hingga menenggelamkan rumah warga. Memang tidak semua warga berhasil kami evakuasi karena ada di antaranya memilih bertahan dengan alasan keselamatan harta benda mereka, bagi kami sudah melakukan upaya penyelamatan dan tidak bisa melakukan pemaksaan,” kata Kepala BPBD OKU, Hemni Rusdi melalui Kasi Pencegahan dan Kesiap Siagaan BPBD OKU, Mailan Purnama.

Menurut Mailan, untuk proses evakuasi BPPD OKU menurunkan dua perahu karet dan 24 orang relawan.

Di sisi lain di wilayah Kecamatan Peninjauan,  OKU kondisi banjir juga terjadi. Warga mengaku itu terjadi sekitar pukul 04.00 subuh.

“Ada puluhan rumah terendam banjir. Memang ini sudah sering terjadi akibat dampak meluapnya Sungai Ogan.  Mengenai bantuan belum ada.  Kami perlu bantuan obat-obatan,” kata Kadus 2, Desa Kepayang Dalam, Hardi saat dihubungi Sumselupdate.com. 

Sementara itu, Camat Peninjauan, Feri Iswan saat dikonfirmasi wartawan, mengatakan, dampak luapan Sungai Ogan ini juga terjadi mulai Tanjung Kemala, Kecamatan Baturaja Timur.

Selain itu untuk Kecamatan LubukBatang, kata Feri terlihat di wilayah Banuayu, Tanjung Dalam, Lubuk batang Baru, dan Lubuk Batang Lama.

“Untuk wilayah Kecamatan Peninjauan ada beberapa rumah warga terendam banjir ketinggian di atas betis orang dewasa,” jelas Feri.

“Kita berharap cuaca terang hari ini sehingga air sungai besok dapat surut dan aktifitas masyarakat normal kembali,” kata Feri. (wid)

 

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts