Kolombo, Sumselupdate.com – Lebih dari 3.000 sekolah di Sri Lanka tercatat hanya memiliki kurang dari 10 guru di masing-masing sekolah.
Hal tersebut terungkap dalam data yang dirilis Departemen Sensus dan Statistik Sri Lanka pada Kamis (5/2/2026).
Berdasarkan data tersebut, sebanyak 3.126 sekolah, termasuk satu sekolah nasional, beroperasi dengan jumlah guru di bawah 10 orang.
Selain itu, sebanyak 4.263 sekolah lainnya memiliki antara 10 hingga 25 guru, menunjukkan sebagian besar lembaga pendidikan di negara tersebut masih beroperasi dengan keterbatasan tenaga pengajar.
Data yang sama juga mengungkap adanya kesenjangan signifikan dalam ukuran sekolah. Sebanyak 1.576 sekolah tercatat memiliki kurang dari 50 siswa, sementara 36 sekolah lainnya masing-masing menampung lebih dari 4.000 siswa.
Secara keseluruhan, jumlah siswa di sekolah negeri di seluruh Sri Lanka mencapai hampir 3,82 juta orang.
Menanggapi kekosongan tenaga pengajar tersebut, pemerintah Sri Lanka mengundang para lulusan untuk melamar bergabung dalam layanan guru Sri Lanka.
Rekrutmen dilakukan untuk sekolah nasional maupun provinsi dengan bahasa pengantar Sinhala, Tamil, dan Inggris.
(**)











