Kerusakan Ruas Jalinsum OKU-Muaraenim Kian Parah, Pengemudi Kendaraan Diimbau Berhati-hati

Minggu, 16 April 2017
Pengemudi kendaraan roda empat berhati-hati melintas ruas Jalinsum di Kecamatan Semidang Aji, Kabupaten OKU yang mengalami kerusakan sangat parah, Minggu (16/4/2017).

Baturaja,Sumselupdate.com Kerusakan ruas Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) yang menghubungkan Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) dengan Muaraenim semakin parah.

Pantauan di lapangan, beberapa hari terakhir kondisi jalan yang berada di Kecamatan Semidang Aji, Kecamatan Pengandonan, OKU tersebut mengalami kerusakan cukup parah.

Read More

Lubang-lubang besar menganga di tengah jalan membuat kesulitan bagi pengendara yang melintas.

Tak hanya berlubang, beberapa titik jalan mengalami longsor, sehingga memakan bahu jalan seperti di Desa Tubohan, Kecamatan Semidang Aji.

Longsoran jalan terlihat jelas dan cukup lebar. Hampir separuh badan jalan terbis ke bibir Sungai Ogan yang panjangnya sekitar lebih kurang 20-30 meter.

Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, ruas  jalan yang longsor itu diberi tanda peringatan, spanduk berwarna kuning, bertulisan tinta hitam berisi ‘hati-hati ada longsor’.

Selain into, ruas jalan yang longsor diberi pembatas dengan karung berisi pasir.

Karung-karung berisi pasir itu disusun rapi di sepanjang jalan longsor. Hanya satu jalur saja yang bisa digunakan di lokasi tersebut.

Dengan demikian pengguna jalan harus bergantian untuk melintas. Kalau tetap dipaksakan melintas berbarengan, bukan tidak mungkin kendaraan terjungkal ke sungai.

Jarak jalan ke sungai cukup tinggi, lebih kurang sekitar 5-8 meter. Warga dan pengendara berharap kondisi jalan yang kian parah itu segera diperbaiki.

Pasalnya, jalan ini merupakan jalan nasional yang sangat dibutuhkan masyarakat luas. Apalagi, ini menghubungkan antar -kabupaten bahkan provinsi .

“Memang kerusakan jalan ini sudah cukup lama, tanpa ada perhatian pemerintah. Kalau kecelakaan sangat sering terjadi,” ucap Hedi S, salah satu pengendara yang sering melintas di kawasan jalan tersebut, Minggu (16/4/2017).

Sementara itu pihak terkait belum bisa dimintai keterangan terkait kerusakan jalan nasional tersebut. (wid)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts