Kendalikan Harga dan Ketersediaan Pangan, Sekda OKU Resmikan TTIC

Selasa, 15 September 2020
Peresmian Toko Tani Indonesia Centre (TTIC), Taman Botani Pangan, dan Bazar Murah Dinas Ketahanan Pangan

Laporan Armiziwadi

Baturaja, Sumselupdate.com — Sekretaris Daerah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Sumatera Selatan meresmikan Toko Tani Indonesia Centre (TTIC), Taman Botani Pangan, dan Bazar Murah Dinas Ketahanan Pangan di Halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan, Selasa (15/09/2020).

Read More

Kegiatan ini digelar selama tiga hari mulai 15-17 September 2020.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten OKU Ir. Supriyono, M.Si. melaporkan TTIC dan bazar pangan ini digelar untuk mempermudah masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan dengan harga terjangkau dan berkualitas.

TTIC, ungkapnya, bisa menjual dengan harga murah dan berkualitas, karena didatangkan langsung oleh Gapoktan.

“Selain itu juga untuk mengantisipasi disparitas harga, sehingga petani dapat memperoleh banyak keuntungan,” katanya.

Untuk taman botani pangan, lanjutnya, DKP kabupaten OKU memanfaatkan lahan pekarangan untuk ditanami berbagai komoditi sayur dalam pemenuhan kebutuhan pangan.

Sementara itu Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Sumsel diwakili Nasrathul Auda mengapresiasi terhadap DKP OKU dengan Gapoktan serta Poktan yang telah melaksanakan gelar pangan murah tersebut.

“Komoditi bahan pangan yang dijual di TTIC adalah kebutuhan pokok sehari-hari, antara lain beras. daging ayam, daging sapi, telur, minyak goreng, gula pasir, bawang merah, bawang putih, cabe, dan tepung,”terangnya.

Nasrathul menambahkan launching TTIC, peresmian taman botani pangan serta gelar pasar murah Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten OKU dapat mengendalikan ketersediaan dan stabilitas harga pangan pokok di Kabupaten OKU.

“Jumlah TTIC di Sumatera Selatan sampai saat ini berjumlah tujuh unit, yaitu Muba, OKI, OKUT, Lubuk Linggau, dan Muaraenim. Sedangkan TTIC berjumlah 407 toko dari pensuplay 144 PUPM,” urainya.

Sekretaris Daerah OKU H. Achmad Tarmizi mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari aktualisasi program nasional ketahanan pangan melalui kegiatan pasar mitra tani mempercepat penyaluran berbagai komoditas pangan dari kelompok tani.

“Pasar mitra tani diharapkan dapat mempercepat penyerapan berbagai komoditas pangan kelompok tani, sehingga masyarakat dapat memperoleh pangan yang berkualitas dengan harga murah dan terjangkau, media penasaran bagi kelompok tani, serta dapat memotong rantai pasokan pangan,” ungkap Tarmizi.

Selain pasar mitra tani, juga dilaksanakan bazar pangan dan launching taman botani pangan dapat memberikan penguatan ketahanan pangan dan memberikan edukasi kepada masyarakat tentang produk olahan pangan dan jenis tanaman yang memiliki nilai komersil tinggi yang dapat dibudidayakan di lahan pekarangan.

Lebih lanjut, Tarmizi berpesan agar peserta bazar pangan terus melakukan inovasi terhadap olahan pangan, sehingga dapat menberikan kontribusi bagi perekonomian Kabupaten OKU.

“Pemerintah Kabupten OKU mengucapkan dan mengapresiasi kepada Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Sumsel yang telah memberikan kepercayaan kepada Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten OKU untuk melaksanakan bazar pangan,” pungkasnya.(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts