Kemenkum Sumsel Gandeng Palcomtech, Edukasi Paten dan Hak Cipta Dorong Mahasiswa Lindungi Karya dan Cegah Plagiarisme

Writer: - Senin, 20 April 2026
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan, Maju Amintas Siburian, menghadiri kegiatan Edukasi Paten dan Hak Cipta bersama Institut Teknologi dan Bisnis Palcomtech Palembang, Senin (20/4/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kesadaran perlindungan kekayaan intelektual di kalangan civitas akademika. (Foto; Sumselupdate.com/Istimewa)

Palembang, Sumselupdate.com — Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan bekerja sama dengan Institut Teknologi dan Bisnis Palcomtech Palembang menggelar kegiatan Edukasi Paten dan Hak Cipta, Senin (20/4/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Langkah Cerdas Melindungi Karya di Era Digital” ini menjadi wadah penguatan pemahaman kekayaan intelektual bagi civitas akademika. Edukasi yang diberikan meliputi sosialisasi paten, hak cipta, layanan apostille, hingga perseroan perorangan.

Read More

Rektor Institut Teknologi dan Bisnis Palcomtech, Maria Veronika, dalam sambutannya menegaskan komitmen kampus dalam mendorong kesadaran mahasiswa dan dosen untuk melindungi karya intelektual.

Ia juga memperkenalkan tiga karya unggulan mahasiswa Palcomtech yang telah memperoleh sertifikat pencatatan hak cipta dari Kementerian Hukum, yakni Aplikasi Pedikid, Brandbook Telaga Botanica, dan Palcomtech Chicken Box.

Kegiatan ini turut ditandai dengan penandatanganan kerja sama berupa Implementation Arrangement (IA) antara Program Studi Sistem Informasi, Informatika, dan Bisnis Digital Palcomtech dengan Kanwil Kemenkum Sumsel.

Kemenkum Sumsel bersama Institut Teknologi dan Bisnis Palcomtech menggelar edukasi paten dan hak cipta di Palembang, Senin (20/4/2026), sebagai upaya meningkatkan kesadaran mahasiswa dalam melindungi karya intelektual di era digital. (Foto; Sumselupdate.com/Istimewa)

Kepala Divisi Pelayanan Hukum Kanwil Kemenkum Sumsel, Alkana Yudha, yang mewakili Kepala Kantor Wilayah, menyampaikan bahwa ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi saat ini menjadi pendorong utama pembangunan sosial ekonomi serta pertumbuhan industri.

Ia menekankan pentingnya meningkatkan kesadaran hukum sejak dini di kalangan mahasiswa agar tercipta generasi yang menghargai kekayaan intelektual.

“Melalui edukasi ini, kami berharap mahasiswa dapat menjauhkan diri dari praktik plagiarisme dan pemalsuan. Dengan mendaftarkan karya sejak dini, mereka memiliki dasar hukum yang kuat sekaligus meningkatkan nilai ekonomis produk,” ujar Alkana.

Ia juga mengajak perguruan tinggi untuk terus menjadi mitra strategis dalam pengembangan sistem kekayaan intelektual serta mendorong lahirnya inovator-inovator baru.

“Harapannya, ekosistem inovasi nasional semakin kuat dan mampu melahirkan lebih banyak produk inovatif yang berdaya saing global,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Sumatera Selatan, Maju Amintas Siburian, secara terpisah menyatakan dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut sebagai langkah konkret dalam memperkuat kolaborasi dan pembangunan ekosistem kekayaan intelektual di Sumatera Selatan.

(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts