Pangkalpinang, Sumselupdate.com – Kantor Wilayah Kemenkum Bangka Belitung menerima hasil Penilaian Kompetensi (Penkom) dari BPSDM Hukum pada Senin (12/5/2025) secara virtual.
Kabag Tata Usaha dan Umum (TUM) Kanwil Kemenkum Babel, Andi Oskar mengatakan, 50 peserta mengikuti asesmen pada 21-22 April 2025 lalu, seluruhnya akan mendapat arahan pengembangan berdasarkan potensi dan kesesuaian dengan standar jabatan, sebagai bagian dari upaya berkelanjutan peningkatan kualitas SDM.
Kapus Penilaian Kompetensi BPSDM Hukum, Eva Gantini menyampaikan apresiasi atas hasil penilaian kompetensi yang dilaksanakan di Kanwil Kemenkum Babel.
“Berdasarkan hasil penkom tersebut dari total 50 pegawai yang dinilai, sebanyak 42 orang dinyatakan dalam kategori ‘Optimal’, sementara 8 orang masuk dalam kategori ‘Cukup Optimal’,” papar Eva.
Assesor SDM Ahli Utama, Iwan Kurniawan, menjelaskan bahwa proses Penkom telah memasuki tahapan pasca-penilaian.
Dijelaskannya, tujuan dari Penkom ini adalah untuk memetakan kesesuaian antara kompetensi yang dimiliki pegawai dengan standar jabatan yang saat ini dijabat. Penilaian dilakukan berdasarkan standar level jabatan saat ini.
“Hal ini berbeda jika Penkom untuk pengisian jabatan, karena standar levelnya adalah satu tingkat lebih tinggi. Sebagai contoh, jabatan Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum (Kabag TUM) dinilai pada level 3 jika untuk keperluan pemetaan, namun akan menggunakan level 4 bila digunakan untuk seleksi pengisian jabatan,” urai Iwan Kurniawan.
Iwan Kurniawan mengatakan kategori hasil penilaian dibagi ke dalam tiga tingkat, yakni Kurang Optimal (JPM < 78%), Cukup Optimal (JPM 78-90%), dan Optimal (JPM ≥ 90%).
Tes potensi yang dilakukan mencakup berbagai aspek seperti kemampuan intelektual, penyelesaian masalah, berpikir strategis, kesadaran diri, keterampilan interpersonal, kecerdasan emosional, pola pikir bertumbuh (growth mindset), serta motivasi dan komitmen.
“Sebagai tindak lanjut, saran pengembangan kompetensi diberikan berdasarkan kesenjangan kompetensi antara standar level jabatan saat ini dan target pengembangan ke level lebih tinggi,” lanjutnya.
Adapun bentuk pengembangan yang disarankan meliputi pelatihan formal, pembelajaran mandiri, serta berbagai metode lain seperti perluasan dan pengayaan pekerjaan, pendelegasian tugas, coaching dan mentoring, bimbingan kerja, umpan balik dari atasan, serta penugasan khusus sesuai bidang tugas—seperti menjadi koordinator tim atau terlibat dalam program strategis.
Sementara itu, Plt. Kepala Kanwil, Harun Sulianto, menyampaikan terima kasih atas penyampaian hasil penkom jajaran kemenkum Babel .
“Kami akan menggunakan hasil penilaian sebagai dasar pembinaan kepegawaian,” tukasnya.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kabag Perencanaan dan Sistem Informasi SDM dan TU – Biro SDM, Andik Prasetyo, beserta Para Assesor BPSDM Hukum.
Sedangkan dari jajaran Kanwil Kemenkum Babel,dihadiri oleh Plt. Ka Kanwil Kemenkum Babel, Harun Sulianto, Kepala Divisi P3H, Rahmat Feri Pontoh, Kepala Divisi Pelayanan Hukum, Kaswo, Ketua Tim SDM dan Arsip, Akbar Aidul Poetra, Analis SDM Aparatur Ahli Pertama, M. Ari Anugrah dan Intan Permatasari,(**)











