Pangkalpinang, Sumselupdate.com — Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung ikuti kegiatan Yang di selenggarakan oleh BNNP Bangka Belitung.
Kegiatan Ini adalah Dalam upaya memperkuat kesadaran dan komitmen bersama dalam memerangi penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika kembali ditegaskan melalui kegiatan Sarasehan dan Seminar Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).
Tahun ini, kegiatan mengusung tema “Akselerasi P4GN Guna Pemulihan Kampung Rawan Narkoba untuk Mewujudkan Bangka Belitung Bersinar.” Kegiatan dihadiri Deputi Hukum dan Kerjasama BNN RI , Irjen Pol. Drs. Agus Irianto, S.H., M.Si., M.H., Ph.D, Wakil Bupati Bangka Selatan ; Debby Vita Dewi, Direktur Narkoba Polda Babel, Kombes Pol Slamet Ady Purnomo, kepala BNNP Babel ; Brigjen Pol. Eko Kristianto, Kepala Badan Kesbangpol , Eko Kurniawan; Forkopimda, Kamis (27/11).
Acara tersebut menjadi momentum strategis bagi seluruh pemangku kepentingan untuk menyatukan langkah dalam menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan terbebas dari ancaman narkoba. Kegiatan dihadiri oleh perwakilan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, tokoh masyarakat, dunia pendidikan, dan berbagai elemen masyarakat lainnya.
Dari Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung, hadir Kepala Divisi Pelayanan Hukum, Kaswo, mewakili Kepala Kantor Wilayah, didampingi Kepala Bidang Administrasi Hukum Umum (AHU), M. Bangbang. “Kehadiran jajaran Kemenkum menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat koordinasi lintas sektor untuk mempercepat terwujudnya kawasan Bersih dari Narkoba (Bersinar),” ujar Kaswo.
Melalui forum sarasehan, peserta diajak berdiskusi mengenai tantangan yang dihadapi kampung-kampung dengan tingkat kerawanan tinggi terhadap penyalahgunaan narkotika. Para narasumber memaparkan strategi akselerasi P4GN.
Baca juga : Kemenkum Babel Hadiri Sarasehan dan Seminar P4GN, Dorong Pemulihan Kampung Rawan Narkoba di Bangka Belitung
Para peserta menegaskan bahwa pemulihan kampung rawan narkoba bukan hanya tanggung jawab aparat penegak hukum, melainkan tanggung jawab kolektif seluruh lapisan masyarakat.
Seminar ini juga menyoroti pentingnya pembentukan lingkungan sosial yang positif dan berdaya, terutama bagi generasi muda. Melalui edukasi berkelanjutan dan pemberdayaan masyarakat, diharapkan dapat terbentuk kampung-kampung tangguh narkoba yang menjadi garda terdepan dalam pencegahan.
Baca juga : Perkuat Pemahaman Regulasi, Kanwil Kemenkum Babel Ikuti Sosialisasi Permenkum Tusi Ditjen AHU Tahun 2025
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung, Johan Manurung, mengajak seluruh pihak untuk terus menjaga komitmen bersama.
“Mari kita jadikan Bangka Belitung sebagai contoh daerah yang mampu bangkit, pulih, dan bersatu dalam perang melawan narkoba demi masa depan yang lebih sehat dan produktif,” pungkas johan. (**)











