Kemendes PDTT Kejar Ketertinggalan 10.743 Desa di Pesisir dan 1.103 Desa di Wilayah Terluar

Mendes PDTT, Abdul Halim Iskandar saat menjadi narasumber di program PrimeTalk Metro TV dengan dalam rangka menyambut Hari Nusantara 2020 dengan tajuk Potensi Bahari Untuk Ekonomi Era Digital di studio, Jakarta, Selasa (8/12/2020).

Jakarta, Sumselupdate.com – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar mengungkapkan, ada 10.743 desa berada di pesisir, dan 1.103 desa di antaranya berada di wilayah terluar atau pulau kecil.

Abdul Halim atau akrab disapa Gus Menteri menjelaskan, pihaknya sedang fokus memberikan perhatian khusus terhadap 10.743 desa tersebut agar berkembang dan mengejar ketertinggalan dari desa-desa lainnya.

Bacaan Lainnya

“Perhatian kita harus lebih maksimal karena itu juga bagian dari NKRI,” kata Gus Menteri saat menjadi narasumber di program PrimeTalk Metro TV dengan dalam rangka menyambut Hari Nusantara 2020 dengan tajuk Potensi Bahari Untuk Ekonomi Era Digital di studio, Jakarta, Selasa (8/12/2020).

Salah satu perhatian khusus yang dimaksud, lanjut Gus Menteri, adalah memberikan akses jaringan internet agar puluhan desa tersebut dapat mengekspose masing-masing potensinya.

“Kemudian semua orang tahu kalau disitu ada potensi unggulan yang dimiliki oleh tiap-tiap desa, meskipun sangat terpencil dan terluar,” imbuhnya.

Gus Menteri menjelaskan, digitalisasi desa menjadi kunci utama untuk mengembangkan ekonomi desa.

Setelah memiliki akses internet, langkah selanjutnya adalah memediasi desa-desa dengan offtaker agar mendapat pelatihan dan dibantu menjual produk desanya.

Dalam kesempatan yang sama, Gus Menteri juga menjelaskan tentang SDGs Desa yang menjadi acuan pembangunan desa.

Dalam SDGs Desa yang disusun Kemendes PDTT itu terdapat 18 point, Kepala Desa dapat memilih salah satunya untuk dijadikan prioritas pembangunan desa.

“Kuncinya ada di sini, ada di SDGs Desa dimana semua desa dapat mengacu pada SDGs Desa untuk membangun desanya,” pungkasnya. (rel)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.