Kembali Mengamuk, Si Jago Merah Lalap Rumah Siti

Senin, 17 September 2018
Kebakaran di Desa Persiapan Air Itam Selatan, Kecamatan Penukal, Kabupaten PALI,

PALI, Sumselupdate.com – Si jago merah kembali mengamuk di Desa Persiapan Air Itam Selatan, Kecamatan Penukal, Kabupaten PALI, kali ini api mengamuk dipemukiman padat dan menghanguskan rumah panggung kayu milik Siti (45).

Beruntung, kejadian kebakaran tersebut tidak memakan korban jiwa dan tidak sempat merembet ke sekitar pemukiman warga lain. Meski demikian, korban mengalami kerugian tidak sedikit, sebab tak satupun isi rumah yang bisa diselamatkan.

Read More

Dari keterangan Waren, kepala desa setempat, bahwa api diketahui warga sekitar pukul 06.00 WIB, Senin (17/9), dan api berasal dari ruang tengah rumah tersebut. “Pemilik rumah telah berangkat ke kebun untuk menyadap karet, hanya ada satu orang berada di rumah, tapi mengalami gangguan jiwa. Penyebab kebakaran belum pasti, sebab api begitu cepat berkobar,” ungkap Waren.

Dikatakan Waren, bahwa armada pemadam kebakaran dari Dinas Penanggulangan Bahaya Kebakaran (DPBK) Kabupaten PALI tiba sekitar dua jam setelah dihubungi karena jarak antara kantor dinas tersebut menuju lokasi cukup jauh.

“Warga berjibaku dangan alat seadanya untuk memadamkan api dan mencegah api merembet ke rumah warga lainnya, karena sekitat lokasi kebakaran cukup padat. Saat petugas Damkar datang, api sudah hampir padam dan kondisi rumah Siti sudah hangus dan rata dengan tanah,” terangnya.

Atas kejadian tersebut, Waren selaku pemerintah desa mengharapkan bantuan dari Pemkab PALI baik itu terhadap korban kebakaran juga untuk mencegah kebakaran terulang, meminta penempatan armada kebakaran di desanya atau paling tidak ditempatkan di Kantor Camat. “Kalau ada mobil Damkar disetiap kecamatan, mungkin rumah korban tidak habis seperti ini. Sebab, saat ini, armada Damkar hanya disiagakan di kantor DPBK yang jaraknya cukup jauh,” pintanya.

Sementara itu, Chairullah, kepala DPBK Kabupaten PALI mengatakan bahwa saat laporan adanya kebakaran diterima, petugasnya langsung meluncur kelokasi.

“Kami siap siaga 24 jam, hanya saja jarak tempuh yang jauh membuat kami terlambat. Untuk kedepan, kami telah usulkan penempatan satu armada Damkar dalam satu kecamatan. Untuk tahun ini, kami akan upayakan penempatan satu unit motor Damkar dengan kapasitas tangki 600 liter,” katanya. (adj)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts