Jakarta, Sumselupdate.com – Jajaran Korem 044/Garuda Dempo terus melakukan pengembangan budidaya ikan menggunakan dengan menggunakan Teknologi Bios 44, dan saat ini kembali dilaksanakan di Kelurahan Tanah Mas Sukajadi, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin.
Danrem 044/Garuda Dempo Kol Inf Kunto Arief Wibowo, Kamis (16/02/2017), mengatakan pada awalnya pada 2015 Sumatera Selatan sangat memprihatinkan terhadap ancaman kebakaran lahan. Karena itu, mumcul ide menciptakan bahan pencegah kebakaran lahan.
Menurutnya, ide awal munculnya Bios 44 adalah dalam rangka untuk mencegah lahan yang mudah terbakar, terutama lahan gambut. Bios ini berfungsi mencegah dan selanjutnya mengurai tanah yang tidak subur menjadi subur.
Pada 2015, Bios 44 digunakan di lahan gambut tersebut, lalu dikembangkan ke sektor perikanan. Selanjutnya, dipakai untuk mengembalikan tanah bekas lahan tambang, dari terbengkalai menjadi bermanfaat bagi masyarakat.
“Kita upayakan melalui bios diharapkan membantu masalah yang selama ini dialami oleh masyarakat, sesuai kebutuhan, baik pertanian maupun yang lainnya,” urainya di hadapan kelompok budidaya ikan di Banyuasin.
Di tempat yang sama, Damdim 0401 Musi Banyuasin Let kol Czi Mulyadi menyampaikan ujicoba Bios 44 telah dilakukan untuk merestorasi lahan gambut agar tidak mudah terbakar dan menetralisir lahan, dan kemudian berkembang digunakan untuk menurunkan pH air menjadi lebih baik.
“Nah di Tanah Mas ini kita akan mencoba mengembangkannya dengan bekerjasama dengan kelompok tani budidaya ikan setempat. Dan kita harapkan mampu membantu meningkatkan hasil produksi budidaya ikan,” jelasnya.
Sementara itu, tokoh masyarakat Ariwinayuri menyambut baik teknologi Bios 44 ini. Secara kebetulan pula di lingkungan Tanah Mas banyak kelompok masyarakat yang membudidayakan ikan.
“Di sini banyak yang melakukan budidaya ikan dan diharapkan mampu membantu produktifitas untuk meningkatkan pemasukan masyarakat,” urainya.
Lebih lanjut, ia berterima kasih atas respon cepat dari jajaran Korem dalam membantu kelompok budidaya ikan meningkatkan mutu produksi ikan. Ke depan pihaknya berharap program ini bisa terus berjalan dengan baik. (adi)











