PALI, Sumselupdate.com – Mengalami kekeringan setelah dua bulan tidak turun hujan, sebagian warga Pendopo, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI memilih membeli air tangki untuk keperluan sehari-harinya, seperti mandi, memasak dan mencuci.
Akibatnya pesanan air tangki mengalami peningkatan dari hari-hari biasanya ketika musim penghujan. “Ini sudah satu bulan lebih tidak turun hujan. Jadi bagi warga yang belum memasang PDAM memilih membeli air tangki,” ucap Kandar, sopir mobil tangki, Rabu (1/8/2018).
Untuk harganya, Kandar mengaku satu tangki air ukuran 4.000 liter seharga Rp150.000. ” Air ini merupakan air dari PAM,” tambahnya.
Sementara itu, Joko salah satu warga Kelurahan Handayani Mulya mengaku terpaksa membeli air tangki karena hujan yang ditunggu sudah hampir dua bulan tidak turun.
“Selama ini kami menggunakan air hujan untuk aktivitas sehari-hari seperti masak, mencuci dan mandi. Dua bulan tidak turun hujan terpaksa kami beli dari tangki. Karena saluran PDAM juga kami belum memasang,” ungkapnya.
Bagi dia, mengeluarkan uang Rp150.000 tidak masalah asalkan di rumahnya tidak kesulitan air bersih. “Tidak apa-apa harus bayar untuk beli air. Dari pada untuk mandi masak dan mencuci airnya tidak ada,” tutupnya. (adj)











