Kejari Serahkan Penghitungan Kerugian Negara Kasus SPPD Fiktif Perpusda ke BPKP

Dinas Perpustakaan Kabupaten Lahat.

Laporan : A Putra

Lahat, Sumselupdate.com – Kejaksaan Negeri Lahat telah melakukan pemeriksaan terhadap 15 saksi, pada kasus dugaan perjalanan dinas fiktif Dinas Perpustakaan Kabupaten Lahat. Sehingga pihaknya telah melimpahkan perhitungan kasus itu kepada Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Read More

Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Lahat Fithrah mengatakan, pelimpahan kasus ke BPKP itu adalah untuk menghitung kerugian negara, atas dugaan SPPD fiktif yang dilakukan oknum di Dinas Perpustakaan Kabupaten Lahat itu.

“Sejak bulan November sampai dengan sekarang, kita sudah limpahkan ke BPKP untuk penghitungan kerugian negara yang di timbul dari SPPD fiktif, sekarang masih dalam proses penghitungan,” kata dia, saat ditemui beberapa waktu lalu.

Pada dugaan SPPD fiktif itu, Dinas Perpustakaan Kabupaten Lahat, telah menghabiskan anggaran sebesar Rp 1,1 miliyar, dengan rincian Rp 828 juta untuk perjalanan dinas diluar Kabupaten Lahat, dan Rp 266 juta untuk perjalanan dalam Kabupaten Lahat.

“Kita tunggu saja, kalau sudah selesai penghitungannya, sudah ada penetapan dari BPKP, maka kita akan menyampaikan kepada pihak yang bertanggung jawab, untuk segera mengembalikan kerugiannya,” ujar dia.

Pihak Kejaksaan Negeri Lahat, juga telah melakukan rilis sebelumnya, terkait kasus dugaan SPPD fiktif, dan dugaan sementara kerugian negara mencapai Rp 400 juta, namun pihaknya tetap menyerahkan kerugian negara secara ril kepada pihak berwenang yakni BPKP. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.