Kasus Dugaan Ijazah Palsu Kades Sugihan Naik ke Tingkat Penyidikan

Pemeriksaan saksi terkait dugaan kasus Ijazah palsu Eks kades Sugihan siang tadi, Selasa (9/2/2021)

Laporan: Alpian Patria Jaya

Muaradua, Sumselupdate.com – Dua kasus ijazah palsu yang ditangani Polres OKU Selatan yang menjerat dua Kepala Desa di Kabupaten OKU Selatan naik ke tingkat penyidikan.

Bacaan Lainnya

Sebelumnya diberitakan oleh media ini, kasus dugaan Ijazah palsu Kepala Desa Sinar Napalan Kecamatan Buay Pemaca Kabupaten OKU Selatan dengan Terlapor bernama Karzi (54) terlebih dulu naik ke tingkat penyidikan.

Hari ini, Selasa (9/2/2021), Polres OKU Selatan kembali memanggil pelapor dan saksi saksi terkait dugaan kasus ijazah palsu eks (Mantan) Kepala Desa Sugihan Kecamatan Muaradua Kisam dengan terlapor bernama Zulkifli.

Diketahui meskipun Kepala Desa Sugihan Kecamatan Muaradua Kisam sudah mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Kepala Desa setempat, namun kasus yang dilaporkan oleh masyarakatnya tetap berjalan dan berlanjut serta naik ke tingkat penyidikan di Polres OKU Selatan.

Dari pantauan Sumselupdate.com, sedikitnya ada lima orang saksi yang kembali diperiksa pada tingkat penyidikan, diantaranya Pelapor, Ketua, Sekretaris dan Bendahara Pemilihan Kepala Desa Tahun 2015.

Selain itu, satu orang yang ikut terjun ke lapangan mengecek ke sekolahan untuk membongkar arsip sekolah tempat mengeluarkan Ijazah yang dipakai terlapor untuk mencalonkan diri sebagai Kepala Desa tahun 2015 silam turut dipanggil untuk diperiksa.

Hari Senin (8/2/2021) kemarin, diketahui satu orang lebih dulu sudah memberikan keterangan atas surat panggilan penyidik terkait permasalahan yang menimpa mantan Kepala Desa Sugihan Kecamatan Muaradua Kisam Kabupaten OKU Selatan tersebut.

Kapolres OKU Selatan AKBP  Zulkarnain Harahap, S.IK melalui Kasatreskrim Polres OKU Selatan AKP. Apromico, SH., S.IK., MH saat dikonfirmasi membenarkan atas pemanggilan tersebut.

Bang Mico –sapaan Akrab Kasatreskrim Polres OKU Selatan– menyebut, telah dipanggilnya saksi-saksi secara terus menerus mengartikan kasus ini tetap berlanjut dan ditangani oleh penyidik.

“Apalagi kasus ini sudah naik ke tingkat penyidikan. Saat ini pula ada anggota kita yang bertolak ke Provinsi Lampung memeriksa ke sekolah dimana ijazah itu dikeluarkan,” ujarnya.

Selain enam saksi yang sudah telah diperiksa, lanjutnya, pada dua hari ini, ada tiga saksi di Lampung yang turut kita periksa pula sekaligus mengumpulkan/ sita barang bukti baik barang bukti yang kita dapat dari Pelapor maupun barang bukti yang diperlukan oleh penyidik.

“Yang jelas untuk setiap perkara yang dilaporkan oleh setiap pelapor, kalau memang itu memenuhi unsur-unsur tentu kita akan berlakukan sesuai dengan pasal atau peraturan perundang undangan yang berlaku,” tegasnya.(**)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.