Karena Sering Mencabut Bulu hidung, Mahmudi Terkena Penyakit Aneh

Selasa, 11 Oktober 2016

PALI, Sumselupdate.com – Hati-hati jika anda sering mengupil atau mencabut bulu hidung, salah-salah kondisinya bisa menjadi seperti yang dialami Mahmudi (38), warga Gang Perigi Golf, Kelurahan Handayani Mulya, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI.

Saat ini kondisi bapak dua anak ini sangat mengkhawatirkan, karena hampir sebagian hidung dan mulutnya membusuk.

Kepada sejumlah media, Mahmudi menuturkan jika kondisi seperti itu sudah dialami sejak tiga tahun silam, yang awalnya hanya pilek biasa, namun lama kelamaan mengeluarkan darah dan nanah dari dalam hidungnya, sampai akhirnya sedikit demi sedikit bagian hidung dan bibir Mahmudi habis digerogoti penyakit aneh yang mengeluarkan bau tak
sedap.

“Dulu aku ada kebiasaan ngupil dan mencabut bulu hidung tiap harinya,
kadang menggunakan gunting. Sudah tiga tahun, aku mengalami penyakit aneh seperti ini, padahal aku sudah berobat ke mana-mana, dari puskesmas sampai rumah sakit Muhamad Husein di Palembang,” ujarnya, Selasa (11/10/2016).

Pria yang pernah menjadi supir di perusahaan Sub PT Pertamina tersebut
mengaku bahwa saat ini keluarganya hanya mengandalkan penghasilan istrinya
yang hanya berjualan es keliling.Mahmudi berharap pemerintah maupun donatur
membantu kesulitan keluarganya.

“Aku sejak tiga tahun ini tidak bisa lagi bekerja,sekarang hanya istri yang
berjualan es keliling dengan penghasilan tidak seberapa,sedangkan anak-anak
semuanya sekolah butuh biaya.Jadi jangankan untuk mengobati sakit aku,
untuk makan saja pas-pasan,” akunya.

Ditempat sama dr Zamir didampingi dr Hasbiallah Yusup dari Puskesmas Talang
Ubi yang datang memeriksa kondisi Mahmudi menjelaskan bahwa penyakit yang diderita Mahmudi diduga kuat akibat kanker.

“Kita tidak bisa memastikan itu adalah kanker, tapi dari lihat lukanya
mengarah kesitu. Sementara ini kita beri obat infeksi dan menyarankan agar
dibawa ke Rumah Sakit besar untuk perobatan secara intensif sebelum kondisi
badannya tambah ngdrop,” jelasnya.

Terpisah, dr Eni Zatila Kepala Dinkes Kabupaten PALI mengatakan bahwa
pihaknya siap memfasilitasi pengobatan Mahmudi.

“Kita dengar pasien tersebut mengalami Sinusitis akut, tapi dari keterangan dokter yang memeriksanya, mengarah ke tumor ganas. Kalau pengobatan, kami siap fasilitasi melalui Puskesmas dan siap memberikan rujukan ke rumah sakit yang fasilitasnya lebih lengkap,” katanya.

Ia juga menganjurkan agar pasien dan keluarganya mau dirujuk untuk berobat.

“Penyakit itu harus secepatnya ditangani, agar tidak menjalar lebih luas dan saya berharap pasien bersedia diobati,” tandasnya. (adj)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts