Kapolsek Sukarame Palembang Digugat

pihak keluarga tersangka menggugat Kapolsek Sukarame Palembang melalui sidang praperadilan di Pengadilan Negeri Palembang, Senin (18/7)

Palembang, Sumselupdate.com – Menganggap penetapan dan proses penangkapan tersangka Hendri (26) cacat hukum, pihak keluarga tersangka menggugat Kapolsek Sukarame Palembang melalui sidang praperadilan di Pengadilan Negeri Palembang, Senin (18/7).

Gugatan dilayangkan setelah Hendri ditetapkan sebagai tersangka kasus pembunuhan terhadap Zakaria (65), ketua RW 14, di Jalan Perindustrian II, Kelurahan Kebun Bunga, Kecamatan Sukarami, Palembang, pada 15 Mei lalu.

“Kami di sini minta keadilan,” ujar Muhtar, orangtua tersangka Hendri didampingi penasihat hukumnya, Suwito Winoto, Siti Nurdianti Furqan dan Afifuddin Batubara, ditemui usai persidangan.

Dirinya menjelaskan sebelum kejadian ini hubungan tersangka dengan korban yang merupakan saudara kandung ibunya ini cukup baik. “Tapi saat ini sama-sama menutup diri,” jelasnya.

Sementara itu, Suwito menuturkan penetapan tersangka dilakukan jajaran Polsek Sukarame Palembang tidak sesuai prosedur dan alat bukti juga tidak lengkap. Sehingga dinilai cacat hukum.

“Tersangka juga disuruh mengakui perbuatan itu. Setelah dijemput dari Mapolsek Lampung Barat, tempat klien kami diserahkan keluarganya karena merasa tidak melakukan,” tuturnya.

Serta dirinya menambahkan saat dijemput di Polsek Lampung Barat, pihak kepolisian dalam hal ini Kapolsek Sukarame Palembang Kompol Nurhadiansyah dan Kanit Reskrim Iptu Heri tidak membawa surat penangkapan.

“Waktu dijemput dari sana tidak ada surat penangkapan dan ketika baru tiba di Palembang, juga disiksa di hutan sekitar bandara, dipaksa mengaku,” tambahnya.

Usai pihak penggugat membacakan materi gugatan, majelis hakim JPL Tobing yang menyidangkan perkara ini menunda sidang dan memberikan kesempatan kepada pihak tergugat untuk menyiapkan jawaban. (pto)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.