Palembang, Sumselupdate.com — Seorang tukang parkir bernama Redho R (32), warga Kecamatan Sukarami Palembang, menjadi korban penganiayaan berat yang diduga dilatarbelakangi saling tatap dengan pelaku tak dikenal.
Tak terima telah menjadi korban penganiayaan, korban melaporkan peristiwa tersebut ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang, pada Senin (15/6/2206) siang.
Dihadapan petugas kepolisian, korban menuturkan peristiwa yang dialaminya tersebut terjadi di depan RM Bakso dan Mie Ayam Mulyono, Jalan Gresik, Kelurahan Sekip Jaya, Kecamatan Kemuning Palembang, pada Sabtu (13/6/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.
“Saat itu saya sedang bekerja jaga parkir, tiba-tiba pelaku lewat pakai motor dan kami sempat saling bertatapan. Setelah itu pelaku pergi,” ucap korban Redho.
Akan tetapi tidak lama berselang, diakui korban, dua orang perempuan mendatanginya di lokasi kejadian sambil marah-marah, namun dirinya memilih untuk tidak menanggapi.
“Dua perempuan itu juga saya tidak kenal, tidak lama pelaku yang laki-laki datang lagi. Dia membawa pisau dan langsung menyerang saya dan saya tidak sempat menghindarinya lagi,” ungkapnya.
Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka tusuk di lengan kiri, dada kanan, dada kiri, kepala, serta sejumlah luka robek dan gores di wajah, batang hidung, lengan kanan, dan perut. Korban kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.
“Baru sekarang saya bisa buat laporan polisi, dan saya berharap pelaku segera ditangkap serta diproses sesuai hukum yang berlaku,” tutupnya.
Sementara itu Kepala SPKT Polrestabes Palembang, Iptu Sugriwa melalui Pamapta Adityan Ammar Syahputra membenarkan adanya laporan korban yang telah diterima pihaknya.
“Laporan akan segera kami serahkan ke Satreskrim Polrestabes Palembang untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut,” tukasnya singkat. (**)











