Kapolda Haramkan Anggota Dukung Paslon dalam Pilkada

Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mengecek kesiapan personel.

Palembang, Sumselupdate.com – Aparatur Sipil Negara (ASN) dilarang keras mendukung dan memenangkan satu pasangan calon (paslon) dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), kepolisian pun memiliki prinsip serupa.

Usai apel Operasi Mantap Praja Musi 2018 di Mapolda Sumsel, Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mengatakan, kepolisian sangat tegas dan memiliki etika kuat untuk tidak terlibat dalam upaya pemenangan salah satu pasangan calon.

“Kalau kami tidak boleh. Bagi kami (mendukung dan memenangkan satu pasangan calon-red) itu haram, najis. Polisi tidak boleh terlibat,” kata dia.

Ia menerangkan, ada sanksi menanti apabila polisi terlibat dengan hal tersebut. Sebab, kata Zulkarnain, ada sanksi etika dan profesi bagi seorang polisi. “Pernah terjadi di wilayah lain, ada polisi bagi uang untuk kampanye (money politics). Ini bukan hanya kena sanksi etika dan disiplin, tapi juga terkena tindak pidana pemilu,” tandasnya. (tra)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.