PALI, Sumselupdate.com – Dianggap tidak transparan dalam pembagian inti plasma sawit PT Aburahmi, ratusan warga Desa Air Itam Timur, Kecamatan Penukal, Kabupaten PALI, Senin (13/11/2017) melakukan aksi demo di Kantor DPRD PALI, Pendopo.
Untuk menghindari terjadinya aksi anarkis, massa kantor langsung disambut wakil ketua I DPRD Devi Harianto, SH, MH dan anggota komisi III DPRD PALI Edi Eka Puryadi. Bahkan, setelah menyampaikan orasinya, massa langsung di suruh masuk ke ruang paripurna DPRD dan menyampaikan aspirasi dan mengadu di hadapan dua DPRD PALI itu.
Dalam tuntutannya, selain meminta transparansi dari PT Aburahmi dalam pembagian inti plasma, massa juga meminta agar membekukan koperasi Penukal Lestari serta menuntut pertanggunganjawaban pengurus koperasi tersebut.
“Tuntutan kami yakni meminta agar pembagian hasil panen plasma transparan, serta koperasi Penukal Lestari dibekukan dan para pengurusnya harus bertanggunggjawab dalam laporannya,” ungkap Ujang, koordinator aksi demo ketika menyampaikan orasinya.
Pihaknya juga meminta agar kades Air Itam Timur segera dinin aktifkan dari jabatannya. “Non aktifkan Kades Air Itam Timur, karena tidak pro dengan rakyat,” pungkasnya.
Setelah menyampaikan aspirasi akhirnya massa dan DPRD PALI, membuat kesepatakan bersama. Dari hasil kesepakatan tersebut, pihak legislatif PALI akan segera memanggil pihak perusahaan.
“Senin depan (20/11) kami akan mengundang PT Aburahmi, Koperasi Penukal Lestari, BPN, Kades Air Itam Timur, Dinas Pertanian dan Perkebunan serta Dinas Disnakertrans untuk mencari titik temu terhadap tuntutan warga dari Desa Air Itam Timur,” ujar politisi Partai Demokrat itu. (adj)











