Kandaskan Perlawanan Pebulutangkis Denmark, Kevin/Marcus Pertahankan Gelar All England

Senin, 19 Maret 2018
Kevin/Marcus juara All England 2018 (Reuters/Peter Cziborra)

Jakarta, Sumselupdate.com – Kevin Sanjaya/Marcus Gideon sukses mempertahankan gelar All England. Dalam laga final nomor ganda putra, mereka menang dua gim langsung atas pasangan Denmark.

Bertanding Senin (19/3/2018) dinihari WIB, final nomor ganda putra mempertemukan dua pasangan teratas dunia. Kevin/Marcus yang di posisi pertama dan Mathias Boe/Carsten Mogensen sebagai nomor dua dunia.

Read More

Hasilnya, Kevin/Marcus menang dua gim langsung, 21-18 dan 21-17.

Ini menjadi titel kedua Kevin/Marcus di All England. Tahun lalu mereka meraihnya setelah mengalahkan pasangan China, Li Junhui/Liu Yuchen.

Kevin di depan dan Marcus di belakang menghasilkan kombinasi mematikan di gim awal. Mereka ngebut dalam perolehan poin dan mampu langsung unggul 5-1.

Sempat memimpin 10-4, poin Kevin/Marcus berhasil dirapatkan Mathias Boe/Carsten Mogensen menjadi 14-11. Pasangan Denmark nomor dua dunia itu malah berhasil menyamakan angka di 15-15.

Namun Kevin/Marcus mampu kembali unggul. Setelah bertarung sekitar 20 menit, mereka meraih gim pertama dengan keunggulan 21-18.

Pertarungan berjalan lebih sengit di gim kedua. Masing-masing pasangan bergantian mengumpulkan poin demi poin. Sampai kedudukan 9-9 kedua pasangan berulang kali saling susul.

Kevin/Marcus, yang tahun lalu mengumpulkan tujuh gelar juara, kemudian berhasil menjauhkan jarak ke angka 12-9.

Namun Mathias Boe/Carsten Mogensen kembali memberi perlawanan untuk menyamakan kedudukan di periode krusial 17-17.

Poin 17 ternyata menjadi yang terakhir didapat Mathias Boe/Carsten Mogensen. Marcus/Kevin mengunci poin lawannya di angka itu dan menuntaskan duel dengan poin 21-17

Mengulang sukses tahun lalu, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideo jadi juara All England 2018. Apa rahasia kemenangan dua gim mereka di partai final?

Seperti diprediksikan, pertarungan antara dua ganda putra terkuat dunia itu berlangsung menarik. Saling susul poin terjadi terutama di babak kedua, selain itu berulang kali kedua pasangan menunjukkan pukulan serta pengembalian bola yang ‘ajaib’.

“Tentunya senang bisa mempertahankan gelar, apalagi gelar yang bergengsi, jadi luar biasa. Kunci kemenangannya fokus poin demi poin, tidak membuat kesalahan sendiri, seminim mungkin lah kami buat kesalahan, dan selalu fokus,” ucap Kevin usai pertandingan.

“Rasanya senang sekali juara All England lagi, tidak menyangka juga bisa juara dua kali. Memang agak susah jalannya, tidak gampang banget,” timpal Marcus dalam rilis yang diterima detikSport.

Saat ditanya rahasia kemenangan atas musuh bebuyutan asal Denmark itu, Kevin/Marcus menyebut kalau mereka mencoba tampil enjoy.

“Kami enjoy melakukan semuanya, happy, tidak ada tekanan, tiap main jadi fokus satu demi satu dan lakukan yang terbaik,” ucap Marcus

“Hari ini lawan tampil lebih baik, tidak seperti pertemuan terakhir di China Open 2017. Hari ini cari poinnya lebih susah, mereka sepertinya lebih siap menghadapi kami,” lanjutnya.

Kemenangan ini membuat Kevin/Marcus memperbaiki catatan rekor pertemuan mereka dengan Boe/Mogensen menjadi 4-4, demikian detiksport. (hyd)

 

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts