Palembang, Sumselupdate.com – Maraknya isu tentang Program Sekolah Gratis (PSG) yang didengungkan Gubernur Sumsel sejak 2008 dikabarkan di setop langsung ditepis oleh Kepala Dinas Pendidikan Sumsel Dra Widodo, MPd.
Menurut Widodo, PSG sebagai salah satu program unggulan Pemerintah Provinsi Sumsel tersebut masih terus berjalan yang diambil dari dana BOS dan APBD 1. Sehingga jika ada isu mengatakan PSG di stop merupakan ketidakbenaran.
“Jika alasanya adalah sumbangan wali murid ketika masuk sekolah, itu memang diperbolehkan dan itu ada Permen dari Mendikbud dalam aturannya. Hanya saja, sumbangan itu tidak dipaksakan. Jika ada kepala sekolah yang memaksa dan tak membolehkan siswa masuk sebelum bayar sumbangan, saya pastikan kepala sekolah tersebut saya pecat,” tegas Widodo, Selasa (26/9/2017).
Hanya saja sambung Widodo bahwa masyarakat menganggapnya itu pungli, padahal memang ada aturannya. Dan itu dilakukan untuk memaksimalkan potensi sekolah. Mulai dari mengirim siswa lomba, reward siswa berprestasi, memberikan kipas angin dan lain sebagainya.
“Dan masing-masing menyumbang sesuai tingkat perekonomiannya dan ingat tidak dipaksa. Tentu kita bedakan bagi masyarakat yang prasejahtera dengan mereka yang anaknya diantar menggunakan mobil Pajero, Hummer maupun Fortuner,” pungkasnya. (sbw)











