Kabar Baik, Warga Palembang Boleh Gelar Hajatan

Walikota Palembang Harnojoyo

Palembang, Sumselupdate.com-Sebaran Covid-19 di Kota Palembang masih tinggi. Di sisi lain masyarakat harus tetap melakukan rutinitas sehari-hari tapi dengan syarat Protokol Kesehatan. Termasuk dalam pelaksanaan hajatan dan diharapkan tidak melampaui kapasitas yang ditentuka.

Walikota Palembang Harnojoyo mengatakan, tidak ada larangan bagi warga jika ingin menggelar hajatan/resepsi, baik di gedung serbaguna ataupun di kawasan lingkungan rumah di tengah Pandemi Covid-19 ini.

Bacaan Lainnya

Hanya saja, ia menekankan secara tegas soal Protokol Kesehatan yang harus dijalankan dengan baik sehingga upaya untuk menekan angka penyebaran bisa yang selama ini dilakukan tercapai.

“Tempat duduk berjarak, setidaknya tamu 70 persen dari kapasitas tempat. Walaupun maklumat Kapolri soal keramaian juga sudah dicabut, tapi diharapkan tidak menimbulkan kerumunan,” katanya, Kamis (27/8/2020).

Menurutnya, meski tidak ada larangan tertulis namun keberadaan kegiatan yang menimbulkan keramaian seperti hajatan dengan menghadirkan orgen tunggal, harus menyesuaikan kondisi. Meski ia mengatakan boleh saja, tapi sebaiknya ditiadakan.

“Nila tidak terlalu penting sebaiknya dihindari dulu. Kesehatan itu kita sendiri yang jaga, pemerintah ini hanya mengimbau tapi realisasinya ada di masyarakat sendiri,” katanya.

Pemerintah Kota Palembang sendiri dalam rangka penanganan Covid-19 telah banyak dilakukan seperti imbauan terkait protokol kesehatan dan melakukan pemulihan anggaran. Untuk pemulihan anggaran yang menjadi fokus pemerintah pusat kepada daerah terkait realisasi. Apakah sesuai dengan yang diharapkan.

“Sejauh ini untuk Palembang realisasi anggaran kita dikisaran 40 persen. Tapi kita berusaha terus agar pemulihan ekonomi berdampak baik, termasuk dalam waktu dekat mengadakan staycation bersama perhotelan agar roda ekonomi cepat bergerak,” katanya.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Palembang GA Putra Jaya mengatakan, pihaknya setiap akhir pekan melakukan pantauan di lingkungan masyarakat dan gedung yang menggelar pernikahan ataupun acara lainnya.

“Di gedung sudah terpantau mulai tertib, tapi di lingkungan masyarakat masih ada yang belum. Kita peringatkan biasanya mereka mengerti,” katanya. (Iya)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.