Juru Parkir Tewas Dibantai di Saat Berlangsung Shalat Jumat

Jumat, 3 Juni 2016
Petugas dan warga mengevakuasi korban Aling yang tewas dibantai para pelaku yang kini diburu petugas Polsek Sukarami, Jumat (3/6).

Palembang, Sumselupdate.com –Seorang juru parkir bernama  Aling (36), menemui ajadi temukan tewas terkapar bersimbah darah di depan rumah bedeng A2 yang dihuninya di Jalan Perindustrian I Lorong Kulim, Rt 27, Rw 10 , Kecamatan Sukarami Palembang atau persisnya di belakang eks lokalisasi Kampung Baru Kecamatan Sukarami, Palembang  Jumat (3/6). sekitar pukul 13.00.

Saat pertama kali ditemukan, tubuh korban yang diketahui sebagai warga etnis Tionghoa tersebut, dipenuhi dengan luka bacokan seperti di punggung belakang,  dada kiri, perut atas pusat,  pinggul depan kiri, telapak tangan kanan, dan bahu kanan

Read More

Selain itu di sekitar lokasi penemuan juga ditemukan rambut korban yang lepas setelah terkena bacok.

Bahkan saat ditemukan itu juga, korban hanya mengenakan celana dalam saja sebelum akhirnya ditutup warga menggunakan kain sarung.

Penemuan jasad korban tersebut, sontak membuat warga sekitar heboh lantaran warga tidak tahu kalau korban tewas lantaran pembunuhan dilakukan saat shalat Jumat.

Diduga kuat korban tewas di bantai oleh pelaku lebih dari satu orang.

Saat kejadian korban sempat cekcok mulut dengan para pelaku, sejurus kemudian para pelaku mulai menyerang korban dengan senjata tajam.

Korban sempat melakukan perlawanan di depan bedengnya, namun korban akhirnya meregang nyawa dengan luka bacokan di sekujur tubuhnya.

Oleh pihak Polsek Sukarami jenasah korban dibawa ke kamar mayat Rumah Sakit Dr Moehammad Hoesin (RSMH) Palembang untuk dilakukan otopsi.

Kapolsekta Sukarami Palembang, Kompol Nurhadiansyah didampingi Kanit Reskrim, Iptu Heri menjelaskan, mendapat laporan tersebut pihaknya langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta mengevakuasi jenazah korban termasuk juga memasang garis polisi di sekitar lokasi.

“Korban tinggal di bedeng tersebut dan menurut saksi memang sempat ribut dan saat dilihat, korban sudah terkapar di depan bedeng yang ditempatinya,” katanya.

Saat ini, dikatakan Nurhadiansyah, pihaknya masih mendalami kasus tersebut guna mengungkap siapa pelakunya.

“Pelakunya masih lidik dan untuk jenazah korban kita bawa ke Instalasi Pemulasaran Jenazah RSMH Palembang guna dilakukan pemeriksaan,” katanya. (ery)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts