Junaedi Ngaku Khilaf Melihat Tangan Adiknya Nyaris Putus

Minggu, 12 Juni 2016
Kelima tersangka yang terlibat bentrokan berdarah di kawasan Jalan Kadir TKR, Lorong Terusan, Kelurahan 36 Ilir, Kecamatan Ilir Barat (IB) II, Palembang diamankan di Polresta Palembang, Minggu (12/6).

Palembang,Sumselupdate.com –Pasca-bentrok berdarah di kawasan Jalan Kadir TKR, Lorong Terusan, Kelurahan 36 Ilir, Kecamatan Ilir Barat (IB) II, Palembang, lima orang yang diduga terlibat dalam kejadian tersebut diamankan di Polresta Palembang.

Mereka yang diamankan adalah Junaedi (42), warga Jalan Kadir TKR, Lorong Penghulu, Kecamatan IB I, Joni (40), Ombang (31), dan Ujang (48), ketiganya warga Jalan Kadir TKR Lorong Jambu, Kecamatan IB I, serta Yudi.

Read More

Junaedi mengaku, bila dia ikut dalam bentrokan dikarenakan tidak terima melihat adiknya yang bernama Jailani terkapar bersimbah darah karena terlibat bentrok dengan Suwandi.

“Siapa yang tidak kesal melihat adik kandung terkapar dengan tangan yang nyaris putus kena cincang, jadi saya ikut dalam bentrokan itu,” kata pria yang pakaiannya bersimbah darah tersebut saat diamankan di Polresta Palembang, Minggu (12/6).

Junaedi menambahkan, setelah melihat apa yang dialami oleh adiknya dia bersama lima rekanya langsung mendatangi dan terlibat dalam bentrokan setelah melakukan penyerangan dan pengrusakan mereka langsung meninggalkan lokasi.

Hanya saja, sial bagi dirinya saat  hendak kabur berhasil ditangkap dan kedapatan membawa senjata api rakitan (senpira).

“Saya memang membawa senpi saat itu tapi itu punya teman dan belum sempat saya letuskan. Saya ditangkap polisi saat di jalan, sedangkan teman-teman saya  berhasil kabur,” kata pria yang mengaku bekerja sebagai kuli bangunan ini.

Sementara itu, Kabag Ops Polresta Palembang, Kompol Andi Kumara, SIk menerangkan, usai terjadinya bentrok tersebut pihak kepolisian dari Polsek Gandus, anggota Sat Reskrim, dan Sat Sabhara Polresta Palembang masih berjaga di lokasi kejadian, guna mengamankan situasi.

“Situasi memang sudah terkendali namun masih ada  anggota kita yang berjaga di lokasi. Untuk barang bukti berupa dua unit senpira, serta tiga buah sajam. Kita masih dalami dan melakukan penyelidikan atas kejadian ini,” sebut Kabag Ops. (tra)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts