Jakarta, Sumselupdate.com – Obat sirup kini menjadi momok menakutkan di Indonesia menyusul ratusan anak meninggal dunia akibat gagal ginjal akut.
Nah, bagi anak yang sudah terlanjut mengonsumsi obat sirup yang mengandung zat berbahaya yakni etilen glikol dan dietilen glikol, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyarankan kepada orangtua segera membawa anaknya ke dokter untuk dicek lebih lanjut.
Langkah ini bertujuan untuk mencegah lebih dini apabila sang anak tercemar zat berbahaya tersebut.
“Langsung ke dokter untuk dicek,” ucap Budi Gunadi Sadikin dalam konferensi pers seperti dikutip detikcom, Jumat (21/20/2022).
Menurut Menkes, hasil penelusuran cemaran etilen glikol dan dietilen glikol di obat sirup.
Penelusuran tersebut berdasarkan temuan pada kasus kematian anak gagal ginjal akut yang dilaporkan dari RSCM Jakarta.
Setelah dianalisis, tujuh dari 11 pasien gagal ginjal akut di RSCM positif memiliki cemaran etilen glikol dan dietilen glikol, zat berbahaya yang ditemukan oleh Organisasi Kesehatan DUnia (WHO) pada kasus Gambia.
“Kita tes di anak-anak tersebut, ternyata dari anak-anak yang kita tes, yang ada di RSCM, dari 11, 7 anak positif memiliki senyawa berbahaya tadi, yaitu etilen glikol (EG) dan dietilen glikol (DEG), jadi confirmed,” terang dia.
(dts)











