Jenazah Pahri Azhari Dikebumikan di TPU Kebun Bunga Palembang, Warga Muba Diselimuti Kabut Duka

Jumat, 24 April 2020
Mantan Bupati Muba, H Pahri Azhari semasa hidup.

Sekayu, Sumselupdate.com – Masyarakat Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) masih diselimuti kabut duka, menyusul meninggal dunianya mantan pemimpin mereka H Pahri Azhari.

Pahri Azhari memimpin Muba dua periode yakni 2018-2012 dan 2012-2015 ini meninggal dunia di usia ke-58 tahun, Kamis (23/4/2020), sekitar pukul 13.00 WIB di RS Siloam Palembang.

Pagi ini, Jumat (24/4) sekitar pukul 10.00 WIB, almarhum dikebumikan ke Tempat Pemakaman Umum Kebun Bunga Palembang.

Pelopor program ‘satu miliar satu desa’ tersebut, hingga kini masih dikenang oleh masyarakat Muba.

Advertisements

Mendengar suami Lucianty Pahri ini berpulang untuk selama-lamanya ramai menjadi perbincangan warga di dunia maya.

Ucapan duka memenuhi dinding faceebook, twitter, instgram,  baik itu dari sahabat politik, mitra ataupun orang yang sangat dekat dengan sosok almarhum.

Seperti halnya yang diungkapkan oleh Anwar Hasan, mantan anggota DPRD Muba dua periode ini menulis di dinding facebook-nya.

“Selamat jalan PAK H. FAHRI AZHARI  MANTAN BUPATI KAB. MUBA. Semoga amal pahalamu diterima ALLAH SWT SERTA MENDAPAT TEMPAT YG LAYAK DISINYA  DIAMPUNKAN  SEGALA DOSA2NYA. Aaaammiiinnnn  YRA…..KITA PERNA BERMITRA …bapak orangnya baik berpolitik santun.pamiler dan kurang begitu protokoler…YA…ALLAH AMPUNKANLAH DOSA2NYA . Aaaammmiiinnn, tulisnya diposting pada pukul 20.13 wib.

Ada yang lebih menarik berdasarkan pantauan yakni pada Facebook Kodir Anwar Laa Yexx, dia menuliskan kalimat   dalam bahasa Inggris, yakni “We Cry for You H. Pahri Azhari, We know You are Good Husband and one of the best leader at Musi Banyuasin (kami menangis untukmu. Oh, aku tidak tahu Pahri Azhari, kami tahu engkau suami yang baik dan salah satu pemimpin terbaik di Musi Banyuasin ). Tulisnye melalui postingan di akun faceebook-nya sekitar pukul 18.30 WIB.

Ucapan duka untuk mantan Bupati Muba, H Pahri Azhari di dinding facebook.

 

Mantan Kepala Dinas PMD Haryadi Karim ketika dimintai tanggapan mengenai sosok Almarhum dengan singlat mengatakan,  jika Pahri orang baik, bertanggungjawab, santun, suri tauladan, dan rendah hati.

Sama halnya dengan seorang sosok mantan Pegawai BUMD Ibrahim Hasan menjelaskan bahwa sosok Fahri Azhari adalah orangnya baik dan santun.

“Beliau pula mengajarkan tentang arti kesetiaan dan sikap rendah hati kpd semua orang bukanlah citra yang beliau bangun tapi tauladan kepada semua orang,” jawabnya membalas pesan mesenger wartawan sumselupdate.com.

Tak luput juga dengan Dicky Meirandho, yang sekarang Sekretaris Dinas Kominfo Muba yang menulis melalui laman aku facebook-nya pukul 15.15 WIB

Innalillahi wainalillahi rojiun…

Rasa duka yang sangat mendalam mendengar kabar telah berpulang ke Rahmatullah Bapak H. Pahri Azhari (Mantan Bupati Muba).

Banyak kenangan positif yang saya dapat dari beliau selama memimpin Kab Muba. Beliau orang yang baik, bijaksana dan lembut hatinya. Semoga beliau husnul khotimah.

Mendapatkan tempat yang paling mulia disisi Allah SWT. Diampuni segala kekhilafannya, diterima seluruh amal ibadahnya. Serta diberikan kesabaran dan ketabahan bagi keluarga yang ditinggalkan. Selamat Jalan Menuju Surga Allah Bapak.

Sementara itu, Ardiansyah kerabat almarhum membenarkan bahwa hari ini pukul 10.00 wib akan ditempatkan di TPU Kebun Bunga Palembang.

Dia ewakili keluarga mengucapkan permohonan maaf kepada masyarakat Sumsel terkhusus masyarakat Kabupaten Muba, atas kekhilafan almarhum semasa hidupnya.

“Selama berteman dalam pergaulan beliau. Sebagai tokoh masyarakat, tokoh publik, jika ada kekhilafan, mohon dimaafkan,” ujarnya.

Sebagaimana diketahui pada minggu sebelumnya tepatnya hari Kamis (16/4/2020), Pahri Azhari terlibat kecelakaan tunggal di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Palembang-Betung persis di kilometer 21 Musi Landas. Saat itu, Pahri mengendarai sepeda Motor Gede (Moge) BG 2446 AAQ bersama rekan-rekan komunitasnya.

Ia pun kemudian dibawa dan menjalani perawatan di Rumah Sakit Siloam Palembang. Hingga akhirnya kemarin mengembuskan napas terakhir. (est)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.