Laporan: Novrico Saputra
Empat Lawang, Sumselupdate.com – Warga desa yang ada di Kecamatan Muara Pinang dan Lintang Kanan, Kabupaten Empat Lawang, Provinsi Sumatera Selatan, terpaksa menggunakan tangga Kayu untuk naik dan turun ke Jembatan Ayek Bayau yang putus akibat diterjang arus sungai.
Jembatan utama penghubung Kecamatan Muara Pinang dengan Kecamatan Lintang Kanan di Desa Muara Danau, Kecamatan Lintang Kanan, Kabupaten Empat Lawang, ambruk diduga dihantam luapan air Sungai Bayau, Sabtu (3/4/2021) sekitar pukul 03.00 WIB.
Jembatan yang biasa disebut warga sekitar dengan sebutan Jembatan Ayek Bayau, diduga tidak kuat menahan derasnya luapan air Sungai Bayau yang meluap akibat tingginya curah hujan yang turun sejak Jumat (2/4/2021) sore hingga malam hari.
Menurut akun Medsos yang diposting di salah satu grup Sangi Keruani Saleng Kerawati milik @Jay Gio Whilsky, jika jembatan penghubung yang dibangun pada tahun 1980 ini, roboh diterjang arus sungai.
Putusnya jembatan penghubung dua kecamatan tersebut mengganggu aktifitas masyarakat karena tidak bisa dilalui oleh kendaraan baik itu roda dua maupun roda roda empat.
Tampak dari gambar terlihat warga saling bantu menurunkan salah satu warga menggunakan tangga yang terbuat dari kayu untuk menyebrang ke desa tetangga maupun sebaliknya. (**)











