Muaraenim, Sumselupdate.com – Kondisi jembatan penghubung di Desa Lingga, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muaraenim kini memprihatinkan.
Banyaknya plat besi lantai jembatan yang lepas dan rusak, membuat pengguna jembatan harus berhati-hati saat melintas, karena sering terjadi kecelakaan di jembatan tersebut.
Kepala Desa Lingga, Herson, saat dikonfirmasi sumselupdate.com mengatakan, sejak dua tahun terakhir pihaknya sudah sering mengajukan usulan untuk perbaikan jembatan tersebut.
Namun, pihak PU Bina Marga Muaraenim tidak dapat melakukan perbaikan dengan alasan jembatan tersebut berstatus konsesi perusahaan.
“Sedangkan untuk usulan ke pihak perusahaan hingga saat ini belum kita lakukan, karena belum tahu perusahaan mana yang membuat jembatan tersebut. Apakah PTBA atau KAI, kita belum tahu,” papar Herson, Minggu (5/3/2017).
Sebelumnya, menurut Herson, pihaknya sudah pernah melakukan perbaikan jembatan dengan mengelas plat besi yang sudah lepas. Tapi usaha tersebut tidak efektif, karena plat kembali lepas.
“Pernah kita lakukan perbaikan dengan di las, saat itu kebetulan ada petugas PDAM sedang melakukan perawatan pipa, jadi kita minta bantu tolong las plat besi yang lepas. Tapi tidak lama lepas lagi,” jelasnya.
Upaya pemerintah desa saat ini, lanjut Herson, melarang angkutan bermuatan berat melewati jembatan tersebut.
“Sedangkan untuk perbaikan secara swadaya, karena jembatan itu berada di jalan kabupaten dan menjadi jalan umum, saya rasa sudah tidak terlayani lagi,” lanjutnya.
Lebih jauh, ia berharap stakeholder terkait dapat melakukan perbaikan jembatan itu, karena kondisi yang memprihatinkan dan kerap menyebabkan kecelakaan.
Sementara itu, Kalvin, salah satu pengguna jalan yang juga melintasi jembatan itu mengatakan, sejak pertama dibangun, jembatan belum pernah dilakukan perbaikan.
“Makanya lantai jembatan banyak yang lepas. Di sini juga sering terjadi kecelakaan, jadi kalau mau lewat jembatan ini harus hati-hati,” tandasnya. (azw)











