Palembang, Sumselupdate.com – Menjelang pesta demokrasi Pemilihan Umum (Pemilu) Presiden dan Wakil serta pemilihan calon anggota Legeslatif 2019 mendatang, Dewan Pers meminta para pemilik dan pekerja media untuk tetap menjaga netralitas dalam pemberitaan.
Anggota Komisi Hukum Dewan Pers Anthonius Jimmy Silalahi disela kegiatan Bakti Untuk Negeri dengan tema ‘Penguatan dan Pemberdayaan Ekosistem Pers Melalui Ketersediaan Infrastruktur Telekomunikasi dan Informasi di seluruh Indonesian’, di Hotel 101, Selasa (18/9/2018) menyampaikan, patut disyukuri saat ini kebebasan pers di Indonesia sudah berjalan cukup baik, oleh karenanya perlu sama-sama di jaga.
Kondisi yang baik itu juga mendapat sorotan dari masyarakat pers internasional yang ikut memuji kebebasan pers di Indonesia. Kedepan semua harus tetap dijaga terlebih menjelang pelaksanaan pemilu serentak, objektifitas dalam pemberitaan tetap harus dikedepankan, netralitas tidak mendukung ke satu pihak dan menyerang ke pihak yang lain juga menjadi penting diperhatikan.
“Wartawan perlu menjaga independensinya ditengah kemerdekaan pers. wartawan atau pemilik media haruslah independen, tidak terpengaruh atas desakan ekomomi dan politik. mengedepankan kepentingan publik itu harus,” jelasnya kepada wartawan di Palembang.
Lebih lanjut Jimmy menyampaikan, menyikapi kondisi itu semua, Dewan Pers tentu tidak akan diam dan akan menyoroti media yang tidak netral dalam menyampaikan pemberitaan di tahun politik yang akan berlangsung pada 17 April 2019 mendatang.
“Kita mengajak semua pihak ikut berperan bersama Dewan Pers membantu memberikan informasi atas temuan-temuan pelanggaran atau ketidakprofesionalan media, wartawan atau pemberitaannya kepada Dewan Pers, termasuk ujaran kebencian, opini yang berlebihan, dan yang mengandung unsur SARA,” pungkasnya. (adi)











