Jelang Pemilu 2024, Pemkab OKI-KPU Gelar Pemutahiran Data Pemilih Berkelanjutan

Suasana Pemuktahiran Data Pemilih Berkelanjutan di Ruang Rapat Bende Seguguk I, Senin (24/1/2022).

Laporan: Syakbanudin

Kayuagung, Sumselupdate.com – Meminimalisir kecurangan maupun potensi manipulasi daftar pemilih pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024 mendatang, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Komering Ilir (OKI) bersama dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) menggelar Pemuktahiran Data Pemilih Berkelanjutan di Ruang Rapat Bende Seguguk I, Senin (24/1/2022).

Read More

“Masyarakat diminta aktif membantu petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP) untuk melakukan proses pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih Pilkada serentak 2024,” terang Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Drs H Antonius Leonardo, MSi.

Anton mengingatkan Pemuktahiran Data Pemilih ini guna mewujudkan Masyarakat OKI pemilih yang baik.

Sehingga angka partisipasi pemilih menjadi lebih baik dibandingkan pelaksanaan pilkada sebelumnya.

Lebih terpenting dari itu, menurut dia, mampu dilakukan update data yang sesuai dengan keadaan sebenarnya.

“Kami minta KPU dan jajarannya juga bekerja netral selama proses Pencocokan dan Penelitian (coklit) agar diperoleh data pemilih yang benar dan terbaru,” ujar Anton.

Ketua Komisioner KPU melalui Sekretaris KPU, Dra Dirty Sarina, MM mengatakan Pemuktahiran Data Pemilih Berkelanjutan (DPB) bertujuan mengidentifikasi data pemilih dengan mengeluarkan pemilih yang sudah tidak memenuhi persayaratan dan memperbaharui data pemilih baru.

“Mengingatkan kerap terjadi perbedaan data KPU dan data yang ada di lapangan. Maka diperlukan edukasi bagi masyarakat untuk pengurusan Akta Kematian mudah dan praktis,” katanya.

Kepala Dinas Kependuduk dan Pencatatan Sipil OKI yang hadir secara langsung menyampaikan bahwa guna menghindari penyalahgunaan data pada proses Pemilu maka masyarakat di dorong untuk mengurus pembuatan dokumen akta kematian.

“Kita menghindari data orang yang telah meninggal puluhan lalu tapi masih terdaftar sebagai pemilih. Untuk itu, kini layanan pembuatan Akta Kematian tidak hanya bisa diproses oleh Keluarga yang bersangkutan tetapi bisa dilakukan oleh Lurah dan Kepala Desa setempat,” kata Hendri.

Akses pembuatan akta kematian yang semakin mudah dan praktis akan membantu proses pemuktahiran data pemilih berkelanjutan di Kabupaten OKI, sehingga mampu menyelenggara Pilkada Serentak dengan lancar dan damai. (**)

 

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.