Jalur Tol Tak Pengaruhi Angka Penumpang Kereta Api

Kamis, 19 Desember 2019
Penyiapan petugas oleh PT KAI Divre III.

Palembang, Sumselupdate.com – Tersedianya jalur tol Palembang-Lampung sebagai sarana alternatif bagi pemudik yang ingin menikmati liburan Natal dan Tahun Baru tidak berpengaruh pengguna jasa kereta api.

Sebab, sampai saat ini kereta api masih tetap diminati masyarakat Palembang untuk melakukan perjalanan, menuju Lampung, Lubuklinggau, Baturaja, Lahat, Muara Enim, Gelumbang, Tebing Tinggi dan sebaliknya.

Read More

“Sepertinya tidak berpengaruh dengan adanya tol. Sebab, catatan kami persediaan tiket ekonomi sudah habis, sementara tiket eksekutif tersisa 40 persen. Tapi kita tetap mengantisipasi, jika kekurangan gerbong akan kita tambah, tapi kita lihat dulu situasinya seperti apa,” ujar Deputy Executive Vice President Divisi Regional III Palembang Waroso didampingi Manager Humas Aida Suryanti.

Dikatakan Waroso, untuk memberikan rasa nyaman serta aman penumpang kereta api, PT KAI Divre menerjunkan sebanyak 498 personel keamanan gabungan yang terdiri dari personel POM TNI, Brimob, Polsuka dan Sekuriti Stasiun.

Selain itu, KAI juga menyiagakan Penjaga jalan Lintas (PJU Ekstra 68 orang dan 29 petugas posko daerah rawan untuk memantau apabila terjadi rintang jalan atau peristiwa luar biasa (PLH) yang menghambat perjalanan Kereta Api.

Selain itu dalam mengantisipasi bencana longsor, amblas dan banjir, PT KAI Divre III menyiapkan AMUS (Alat Material Untuk Siaga) di sejumlah titik yang rawan. “Saya imbau seluruh pengguna jalan tetap mematuhi rambu-rambu saat melintasi pelintasan, walau petugas jalan lintas akan ditambah dan ditingkatkan,” jelasnya.

Pada masa angkutan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020, PT KAI Divre III menyiapkan 2.874 tiket perhari nya dengan total 51.732 tiket. Pada 21 Desember 2019 dan 3 Januari 2020 diperkirakan tanggal favorit masyarakat untuk menggunakan jasa kereta api. Ketersediaan tiket sampai saat ini dari total dari 51.723 tiket telah terjual 37.844 tiket atau 73 persen.

Dijelaskannya, untuk Kereta Api Sriwijaya dengan rute Kertapati Tanjung Karang untuk semua tanggal masih tersedia dengan okupansi rata-rata 40 persen, Kereta Api Sindang Marga rute Kertapati Lubuklinggau dan Lubuk Linggau Kertapati memiliki rata-rata okupansi 25 persen.

Sedangkan untuk Kereta Api Ekonomi Rajabasa dari Stasiun Kertapati-Tanjung Karang dari 19 Desember – 5 Januari 2020 okupansinya sudah 100 persen, serta Kereta api Serelo rute Kertapati Lubuklinggau dan Lubuklinggau Kertapati okupansi mencapai 100 persen untuk 19 Desember 2019 – 5 Januari 2019.

Masyarakat dapat melakukan pemesanan tiket di seluruh channel resmi penjualan tiket kereta api, antara lain aplikasi ponsel resmi KAI yakni KAI Access, situs kai.id, contact center 121/ (021) 121, loket, maupun channel eksternal yang telah bekerja sama dengan KAI seperti gerai minimarket, Traveloka, Tiket.com, Tokopedia, agen resmi dan lain-lain.  (tra)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts