Jalan Rusak Parah, Warga Desa Pangkalan Tungkal Nyaris Terisolir

Selasa, 14 Juni 2016
Jalan penghubung antar-desa antara Desa Pangkalan Tungkal menuju Simpang Tungkal, Kecamatan Tungkal Jaya, Kabupaten Musi Banyuasin, rusak parah hingga menyebabkan warga kesulitan beraktivitas, Selasa (14/6).

Sekayu, Sumselupdate.com –Jalan penghubung antar-desa antara Desa Pangkalan Tungkal menuju Simpang Tungkal, Kecamatan Tungkal Jaya, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), kondisinya sangat memprihatinkan.

Mirisnya,  dari zaman penjajahan Belanda hingga saat ini jalan yang menjadi akses utama warga desa itu belum pernah diaspal oleh pemerintah.

Read More

Zulkifli (55), warga setempat  mengatakan, kondisi jalanannya masih tanah, jika sehabis hujan lebat jalan itu kerap tidak bisa dilewati sama sekali.

“Jalan menjadi sangat licin dan beberapa bagian badan jalan digenangi air mengakibatkan jalan berlubang dan menimbulkan unggukan tanah di badan jalan,” ujar dia kepada Sumselupdate.com, Selasa (14/6).

Menurut dia, jika ada warga yang tetap nekat melintasi jalan tersebut, sudah bisa dipastikan menuntun kendaraannya.. Akibatnya masyarakat cenderung lebih suka di rumah dan tidak akan kemana-mana jika dirasa tidak begitu penting.

Lebih lanjut Zukifli mengatakan, ada alternatif jalan lain jika ingin keluar desa, namun dengan terpaksa harus memutar dengan jarak tempuh perjalanan dua kali lipat.

Senada dikatakan Paino (50). Dia sangat menyayangkan sikap Pemkab Muba yang seolah tak peduli dengan jalan mereka.

Padahal jalan tersebut merupakan jalan utama warga Desa Pangkalan Tungkal untuk keluar desa atau menuju Desa Simpang Tungkal, Kecamatan Tungkal Jaya.

“Selama ini warga Desa Pangkalan Tungkal jika hendak berpergian harus mengambil jalan memutar melalui jalan perusahaan PT Sentosa, meski harus melapor terlebih dahulu untuk membuka portal tersebut,” bebernya.

Dikatakannya, masyarakat sudah menunaikan kewajiban membayar pajak dan retribusi guna mendukung anggaran suatu negara.

Namun menurutnya, apa yang didapat mereka, sebab selama ini tidak pernah menikmati hasil pembangunan.

Sementara itu,  Kepala Desa Pangkalan Tungkal, Mursid, mengatakan, sepanjang dua kilometer jalan tersebut telah dibangun dengan cara pengerasan kelas C dengan menggunakan anggaran APBD tahun 2012 lalu.

“Untuk jalan yang rusak parah di beberapa titik masuk dalam wilayah Desa Simpang Tungkal, Kecamatan Tungkal Jaya,” jelasnya. (est)

 

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts