Jalan Amblas, Hati-hati Melintas di Jalinteng Desa Bailangu Timur

Jumat, 22 April 2016
Ruas jalan yang amblas di Jalan Lintas Tengah (Jalinteng) Sekayu-Betung tepatnya di Desa Bailangu Timur.

Sekayu, Sumselupdate.com -Pengendara yang hendak melintas di Jalan Lintas Tengah (Jalinteng) Sekayu-Betung harus berhati-hati.

Pasalnya, di ruas jalan negara ini terdapat lubang tepatnya di Desa Bailanggu Timur, Dusun II Kecamatan Sekayu, Muba.

Read More

Kini kedalaman lubang sudah mencapai satu meter. Lubang tersebut sudah mulai terbentuk pada Januari 2013, oleh karena tampal sulam hingga tertutup,  kini mengangga  lagi.

Dari pantauan di lapangan, kondisi jalan yang amblas tersebut sangat membahayakan pengendara baik kendaraan roda dua maupun roda empat, sebab amblasnya  berada di tikungan tajam. Jika pengendara tidak berhati-hati bisa terjungkal.

“Dua tahun lalu sudah diperbaiki, sekarang amblas lagi. Sudah banyak kendaraan terjebak masuk di lubang. Nah sekarang amblas lagi, jadi pengendara yang melintas harus berhati-hari,”  ujar Marbudi, Kepala Desa Bailangu Timur,  Kamis (21/4).

Menurutnya, jalan yang amblas tersebut disebabkan oleh banjir yang melanda beberapa waktu lalu. Sebab di titik jalan tersebut di bawahnya terdapat gorong-gorong, sebagai tempat aliran air yang meluap dari Sungai Musi.

“Jalan ini statusnya milik negara, tapi kita tetap berharap segera dilakukan perbaikan, jika tidak akan semakin membesar dan dapat menimbulkan banyak kecelakaan. Maka dari itu jalan ini segera diperbaiki sebelum adanya kecelakaan yang lebih banyak lagi, masyarakat disini berinisiatif untuk memberi tanda dengan memasang potongan dahan kayu,” jelasnya.

Hal yang sama diungkapkan, seorang sopir travel Palembang-Sekayu, Iwan (36). Dia  mengaku, terkejut dengan adanya  lubang besar di tengah jalan yang bisa membahayakan keselamatan pengendara yang melintas jalan, ditambah minimnya penerangan di kawasan tersebut.

Ia menjelaskan kondisi jalan amblas ini sangat berbahaya sekali. Kalau dibiarkan terus seperti ini, lama-lama akan banyak memakan korban dan apabila tak kunjung diperbaiki bisa-bisa kerusakannya bertambah parah. (est)

 

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts